Assalammualaikum...
Halllloooow..... ketemu lagi nih sama sayaa....
apa kabar dengan kalian readers.... kalo saya sih baik-baik aja hehe
okeh sekarang kita akan membahas tentang interpersonal nih... hem... ada yang tau ngga interpersonal itu apa? nih jawabannya, inter yang berarti luar dan personal yang berarti pribadi. maksud dari interpersonal itu sendiri adalah di mana kita mengatur diri pribadi kita terhadap dunia luar, bagaimana cara orang memandang kita melewati pribadi kita. that is interpersonal, koreksi ya kalo salah dari pengertian saya hehe. okeh sebenarnya kita juga akan ngebahas tentang negatif internet pada remaja juga sih, lanjuuuut?? lanjuuuut......
okeh... kita lanjut, di sini kita sebenernya mau membahas tentang interpersonal remaja pada dunia maya atau internet dan efek negatif internet terhadap interpersonal remaja. okeh kita mulai. Remaja adalah masa masa pencarian identitas diri, di sini remaja selalu merasa labil, tidak bisa membedakan yang mana yang benar dan yang mana yang salah, mereka mencampur adukan kedua hal tersebut menjadi satu sehingga terjadi sebuah penyimpangan yang menghawatirkan orang tua, dunia jaman sekarang tidak jauh dari teknologi, dan teknologi menyuguhkan jalan jalan menuju dunia lewat jaringan internet. heeem.... kalo di lihat lihat remaja jaman dulu dan jaman sekarang itu beda banget ya.... remaja jaman dulu itu udah gedenya pasti sukses jika interpersonalnya terlatih dengan baik, kalo jaman sekarang?? sangat memprihatinkan menurut saya ya walaupun sangat aktif dan maju dalam bidang teknologi. okeh kita lanjuuut.... heeem.... karena ini sebuah dampak negatif penggunaan internet pada interpersonal remaja, kita akan membahas juga kegiatan apa saja yang di lakukan oleh para remaja di internet apa aja siiiih?? yuk kita tengok.
nyang pertama ada yang namanya chatting.... chatting ini merupakan kegiatan interpersonal, komunikasi interpersonal juga, karena di chatting para remaja dapat saling berhubungan walaupun hanya lewat tulisan semata, namun hal negatif chatting ini adalah, remaja jadi tidak aktif dalam dunia sosial nyata, justru mereka cenderung aktif pada sosial dunia maya yang tidak tau dengan siapa mereka berhubungan, orang yang tidak mereka kenal, dan mereka saling sok akrab, di tambah banyak sekali kejahatan di dunia maya dengan modus chatting seperti ini.
nyang kedua ada yang namanya not real relationship, nyang artinya hubungan yang tidak nyata, yaitu kyk pacaran via internet, virtual relationship kyk gini nih yang bener bener bahayam terutama bagi remaja wanita, dampak negatifnya adalah, mereka terlalu membuka diri terhadap pasangan yang belum ia kenal, siapa tau ternyata pasangannya mayanya ini memang mempunyai niat buruk terhadap para remaja.
nyang ketiga ada yang namanya cyber cheating, cyber adalah dunia maya, cheating adalah kecurangan, kecurangan dunia maya, ini biasa terjadi pada remaja remaja penggila game online, mereka secara tidak langsung untuk berlaku curang dengan menggunakan cheat, lalu mungkin adanya kecurangan pada dunia cyber lainnya, seperti pada saat lomba blog, semuanya dapat di atur apabila remaja ini sudah ahli dalam mengkoding rumus-rumus algoritma yang ada di internet.
kyknya segitu dulu deh yak temen temen.... pasti masih banyak lagi dampak negatif yang ada di dunia maya yang menyangkut interpersonal remaja.... okeeeh capcus, terima kasih udah baca yak teman teman....
wassalammualaikum.....
Senin, 19 November 2012
Senin, 12 November 2012
Lomba November 2012
Sepakbola Nasional dan Mancanegara
"Keberadaan Aspek Psikologis pada Kisruh Sepak Bola Indonesia"
Bismillah....
okeh ketemu lagi dengan saya ade mahesa di artikel ini, okeh, sekarang kita ingin membahas tentang sepakbola, namun saya akan meneliti lebih dalam pada sepakbola nasional sih, tau kan dunia sepakbola di Indonesia ini lagi carut marut gara-gara ada 2 kubu, yaitu kubu PSSI dan kubu KPSI. nah di sini saya akan membahas keberadaan aspek psikologis dari mereka yang terlibat dalam kisruh di sini.
okeh mari kita mulai... kisruh=konflik=adanya pro dan kontra, dari kata-kata ini pasti yang kalian bayangkan adalah sebuah carut marut yang tidak karuan, dalam sebuah kisruh pasti sangat mengganggu psikologis orang yang terlibat dalam kisruh tersebut. dalam sepak bola Indonesia sekarang, seperti tidak ada habisnya untuk bisa di selesaikan secara tepat dan benar, sekalinya ada kongres untuk membenarkan dan menyelesaikan masalah, mereka malah melanggarnya lagi setelah kongres itu selesai, tidak peduli yang melanggar dari pihak PSSI (Djohar Arifin) ataupun KPSI (La Nyala Mataliti). seakan-akan mereka tidak perduli akan dunia sepak bola Indonesia ini, mereka sangatlah egois, karena mereka tidak peduli pada masyarakat Indonesia yang sebagai suporter Tim Nasional Indonesia dibuat bingung untuk memilih yang mana TIMNAS Indonesia yang harus di bela, carut-marut yang terjadi tidak hanya membuat suporter bingung namun juga membuat pemain bingung, galau, apakah mereka harus membela timnas KPSI atau timnas PSSI. dalam kontrak kongres AFC kemarin, KPSI dan PSSI menyetujui JC(joint commite) yang berisikan permintaan antara dua yang katanya "pembela dan pemersatu sepakbola Indonesia" ini. namun, akhir akhir ini perjanjian perjanjian di JC mereka langgar satu persatu, sehingga kacau lagi lah permasalah sepakbola di Indonesia ini.
Sekali lagi dan sekali lagi, tidak akan bisa selesai, kalo kedua pihak di atas tidak ada yang mau mengalah, ntah itu PSSI ataupun KPSI. dari sisi Menpora pun tidak bisa membantu banyak, kenapa? karena semuanya sudah masuk ke dalam dunia politik Indonesia yang kotor, sepakbola adalah salah satu hiburan bagi masyarakatnya, kenapa harus terkontaminasi oleh sebuah politik, kenapa terkontaminasi oleh orang-orang bodoh yang tak bertanggung jawab. kalau sudah tidak ada sepakbola yang menghibur lagi di Indonesia habis lah masyarakat Indonesia karena hiburan yang paling meriah sudah tidak ada lagi karena ke egoisan para pelaku politik yang sok-sok-an mau benerin sepakbola di Indonesia, mana buktinya? bukti bahwa sepak bola Indonesia sudah di benah, tidak ada kan? hanya ada sebuah rak piala kosong yang mulai menjadi hunian laba-laba di PSSI. sangat tidak bertanggung jawab orang-orang yang terlibat ini. apakah mereka mengalami sebuah pengkontrolan diri atau diffence mecanism (mekanisme pertahanan) agar kejelekan mereka tak terbongkar, atau hanya melihat sisi egosentrisnya untuk kekuasaan semata tanpa memikirkan the real football?? atau mungkin juga, mereka mengalami ketidak sehatan mental dalam menghadapi masalah, sehingga masalah sepak bola ini tidak selesai.
Lanjut? okeh kita lanjut, sekarang kita akan membahas ada apa dengan diri mereka, diri para pelaku yang membuat sepakbola Indonesia ini hancur, pasti ada sebuah tekanan yang menekan kebenaran yang ingin keluar dari diri mereka, ntah itu faktor intern atau extern. hanya mereka dan orang-orang yang terlibat yang tau. dalam sebuah masalah, atau sebuah konflik, pasti individu menggunakan diffence mecanism mereka untuk membuat segalanya sesuai dengan keinginan mereka, kalo keinginan mereka melenceng dari konflik yang di hadapi, otomatis mekanisme pertahanan diri mereka juga akan membawa mereka justru malah pada banyak masalah, bukan hanya masalah sebelumnya, namun akan ada banyak masalah lainnya. biasanya sebuah mekanisme pertahanan diri seseorang itu dengan cara berbohong dan membelot, agar dirinya tidak ketahuan seperti apa. Nah!! mungkin saja karena mekanisme pertahanan diri yang mereka (ketum PSSI dan ketum KPSI) miliki ini tidak bagus sehingga tidak ada yang mau mengalah dan hanya sebuah ke-egoisan yang mereka hasilkan, karena mereka takut kejelekan mereka akan terkuak.
sekian sebuah bacaan ringan dari saya, mengenai kisruh sepakbola indonesia dan keberadaan aspek psikologis di dalamnya, semoga anda menyukainya dan bermanfaat.
terima kasih, Wasalammualaikum.
blog pribadi : justam12.blogspot.com
blog pribadi : justam12.blogspot.com
Minggu, 11 November 2012
Rabu, 24 Oktober 2012
pengaruh smar gadget di kalangan anak-anak, remaja, dan orang dewasa
Assalamualaikum...
haloo... bertemu dengan saya, ade mahesa.... ini nih, saya ada info tentang pengaruh smartgadget... silahkan di baca yooo
sudah kebanyakan kita tau apa itu smart gadget, ya, dapat berupa smart phone, game portable, dan baru-baru ini adalah tablet yang di keluarkan oleh banyak industri gadget, maraknya gadget ini memiliki dampak postif maupun negatif, baik di kalangan anak-anak, remaja, maupun dewasa.
Dengan adanya teknologi ini di kalangan anak-anak dapat menimbulkan berbagai macam masalah, mulai dari masalah internet, mengingat semua perangkat gadget memiliki aplikasi untuk berselancar di dunia maya. Nah, dalam hal ini yang musti di waspadai oleh orang tua, perlu adanya pengawasan dan pengendalian orang tua terhadap gadget yang di gunakan sang anak, gadget memiliki hal positif bagi anak-anak, ya, anak-anak dapat berkomunikasi dengan mudah dengan orang tuanya, dan dapat berkreatif dengan aplikasi-aplikasi tertentu, namun, gadget juga memiliki hal negatif, dengan adanya perangkat gadget yang di miliki anak, dapat menyebabkan unsocial condition, yaitu, anak tidak mau bermain bersama temannya maupun lingkungan sekitar, karena dengan adanya gadget ini, anak dapat mengurung diri karena asik dengan segala aplikasi permainan di dalmnya, anak juga susah untuk berkreatif di dalam dunia fisik yang menggunakan alat-alat untuk menggambar, dan susah untuk berkreatif dalam lingkungan.
Tidak hanya anak-anak, namun remaja pun sudah memulai merambah dunia smart gadget ini, dalam ilmu psikoilogi, rata-rata, usia remaja itu sudah memulai masa menstruasi, nah, masa ini yang agak perlu di perhatikan, dan perhatikan juga dalam penggunaannya, karena bisa saja, di kala remaja belum tau apa-apa tentang seks, namun,dia ingin tau dan dia menggunakan gadget untuk mencari informasinya. Nah, dari situlah hal yang memprihatinkan orang tua di mulai, seusia remaja sudah mengenal seks dapat menambah pengetahuan, namun, itu juga dapat berbahaya bagi remaja yang ekstrim dalam bertingkah laku. Belum lagi remaja manja yang ingin sekali di belikan gadget dengan teknologi canggih dan keluaran terbaru dapat memusingkan orang tua, dan masa remaja pun sudah mengenal lawan jenis, sehingga kehadiran gadget ini pun dapat mempermudah mereka bertemu tanpa sepengetahuan orang tuanya, dan musti di wanti-wanti juga.
Kalau dalam usia dewasa, mungkin gadget ini sudah mulai di butuhkan dalam hal yang positif, ya seperti mengerjakan tugas, browse jurnal-jurnal, melakukan transaksi bisnis, kemudahan dalam mengerjakan pekerjaan, dan berbagai macam hal lagi, dapat kita maklumi dalam dunia dewasa ini, karena mereka sudah mengerti yang mana yang tidak bagus, dan yang mana yang tidak bagus untuk diri mereka, ya pasti ada saja yang terlewat batas dalam menggunakan gadget ke hal yang tidak bagus untuk dia dan merugikan orang banyak. Contoh saja hacker, mereka itu menggunakan gadget yang tingkat tinggi dan ada yang canggih adapun yang standard dalam penggunaanya, mereka melakukan hal yang di anggap bagus untuk dia, namun sebenarnya itu sangat merugikan orang banyak, namun hacker pun memiliki segudang manfaat yang luar biasa bagi umat manusia, dan tidak sedikit juga kerugiannya.
maaf apa bila artikael saya ini banyak sekali mengungkapkan kejelekan gadget di banding manfaatnya, namun itu semua sesuai pengamatan saya di lingkungan sekitar saya, hanya sebagai pengingat pembaca untuk memperhatikan anaknya bagi para orang tua, dan batasi pemakaiannya, jangan sampai gadget yang di buat untuk membantu manusia ini malah jadi bumerang untuk kita. terima kasih.
Wassalamualaikum...
haloo... bertemu dengan saya, ade mahesa.... ini nih, saya ada info tentang pengaruh smartgadget... silahkan di baca yooo
sudah kebanyakan kita tau apa itu smart gadget, ya, dapat berupa smart phone, game portable, dan baru-baru ini adalah tablet yang di keluarkan oleh banyak industri gadget, maraknya gadget ini memiliki dampak postif maupun negatif, baik di kalangan anak-anak, remaja, maupun dewasa.
Dengan adanya teknologi ini di kalangan anak-anak dapat menimbulkan berbagai macam masalah, mulai dari masalah internet, mengingat semua perangkat gadget memiliki aplikasi untuk berselancar di dunia maya. Nah, dalam hal ini yang musti di waspadai oleh orang tua, perlu adanya pengawasan dan pengendalian orang tua terhadap gadget yang di gunakan sang anak, gadget memiliki hal positif bagi anak-anak, ya, anak-anak dapat berkomunikasi dengan mudah dengan orang tuanya, dan dapat berkreatif dengan aplikasi-aplikasi tertentu, namun, gadget juga memiliki hal negatif, dengan adanya perangkat gadget yang di miliki anak, dapat menyebabkan unsocial condition, yaitu, anak tidak mau bermain bersama temannya maupun lingkungan sekitar, karena dengan adanya gadget ini, anak dapat mengurung diri karena asik dengan segala aplikasi permainan di dalmnya, anak juga susah untuk berkreatif di dalam dunia fisik yang menggunakan alat-alat untuk menggambar, dan susah untuk berkreatif dalam lingkungan.
Tidak hanya anak-anak, namun remaja pun sudah memulai merambah dunia smart gadget ini, dalam ilmu psikoilogi, rata-rata, usia remaja itu sudah memulai masa menstruasi, nah, masa ini yang agak perlu di perhatikan, dan perhatikan juga dalam penggunaannya, karena bisa saja, di kala remaja belum tau apa-apa tentang seks, namun,dia ingin tau dan dia menggunakan gadget untuk mencari informasinya. Nah, dari situlah hal yang memprihatinkan orang tua di mulai, seusia remaja sudah mengenal seks dapat menambah pengetahuan, namun, itu juga dapat berbahaya bagi remaja yang ekstrim dalam bertingkah laku. Belum lagi remaja manja yang ingin sekali di belikan gadget dengan teknologi canggih dan keluaran terbaru dapat memusingkan orang tua, dan masa remaja pun sudah mengenal lawan jenis, sehingga kehadiran gadget ini pun dapat mempermudah mereka bertemu tanpa sepengetahuan orang tuanya, dan musti di wanti-wanti juga.
Kalau dalam usia dewasa, mungkin gadget ini sudah mulai di butuhkan dalam hal yang positif, ya seperti mengerjakan tugas, browse jurnal-jurnal, melakukan transaksi bisnis, kemudahan dalam mengerjakan pekerjaan, dan berbagai macam hal lagi, dapat kita maklumi dalam dunia dewasa ini, karena mereka sudah mengerti yang mana yang tidak bagus, dan yang mana yang tidak bagus untuk diri mereka, ya pasti ada saja yang terlewat batas dalam menggunakan gadget ke hal yang tidak bagus untuk dia dan merugikan orang banyak. Contoh saja hacker, mereka itu menggunakan gadget yang tingkat tinggi dan ada yang canggih adapun yang standard dalam penggunaanya, mereka melakukan hal yang di anggap bagus untuk dia, namun sebenarnya itu sangat merugikan orang banyak, namun hacker pun memiliki segudang manfaat yang luar biasa bagi umat manusia, dan tidak sedikit juga kerugiannya.
maaf apa bila artikael saya ini banyak sekali mengungkapkan kejelekan gadget di banding manfaatnya, namun itu semua sesuai pengamatan saya di lingkungan sekitar saya, hanya sebagai pengingat pembaca untuk memperhatikan anaknya bagi para orang tua, dan batasi pemakaiannya, jangan sampai gadget yang di buat untuk membantu manusia ini malah jadi bumerang untuk kita. terima kasih.
Wassalamualaikum...
Sabtu, 06 Oktober 2012
prilaku anti sosial individu dengan individu lainnya ketika di tempat ramai
Nama : Ade Mahesa
kelas :2PA08
Jurusan : psikologi
NOM : 18511628
kelas :2PA08
Jurusan : psikologi
NOM : 18511628
Prilaku :
Ketidak perdulian individu dengan individu lainnya ketika kedaan ramai.
Subjek : Masyarakat
Tempat Observasi : Gerbong kereta api
Tanggal
Observasi : 5 Oktober 2012
Hasil Observasi : Di dalam sebuah masyarakat terkadang ada rasa saling tidak perduli
satu sama lain, terutama pada orang yang tidak ia kenal, dalam hasil observasi
saya ini, saya banyak mengamati ini terjadi pada kalangan sosial yang biasanya
terjadi pada saat keadaan sedang ramai, terutama ramai di kendaraan-kendaraan
umum fasilitas milik Negara, seperti kereta, bus, angkutan kota, dan lain-lain.
Pada hasil observasi saya ini, saya mengambil contoh di dalam gerbong kereta
api commuter line tujuan kranji – pasar senen, saya mengambil contoh di dua
gerbong, pertama gerbong penumpang umum, kedua gerbong penumpang wanita (di
dalam gerbong penumpang wanita, saya di bantu oleh teman wanita saya). Pada
gerbong pertama, yaitu gerbong penumpang umum, di sini terlihat oleh saya akan
ketidak perdulian individu dengan individu lainnya, kenapa? Karena
individu-individu yang berada di dalam gerbong, pada awalnya memiliki pemikiran
yang sangat biasa, saya beranggapan, bahwa pemikiran itu adalah ketakutan individu-individu yang berada dalam gerbong tidak dapat atau
tidak kebagian tempat duduk. Sehingga mereka saling berdesakan untuk masuk,
berdesakan untuk berebutan tempat duduk, bahkan tidak memperdulikan individu
lain yang lebih lemah dari mereka, seperti lansia, ibu hamil, ibu yang membawa
anak masih kecil, dan individu lemah lainnya. Dan saya juga melihat, mereka
yang telah duduk seperti berpura-pura tidak tahu, bahwa ada individu lemah di
depannya yang lebih membutuhkan tempat duduk itu di banding individu kuat
lainnya yang terlebih dahulu mendapatkan tempat duduk. Seakan-akan mereka
berfikiran “nanti juga ada orang lain yang memberikan tempat duduknya untuk
orang itu”.
Di
dalam gerbong kedua, yaitu gerbong wanita, saya hanya sedikit mengamati di
gerbong ini melewati perbatasan gerbong penumpang umum dan gerbong penumpang
wanita, karena saya memang tidak di perbolehkan masuk ke dalam gerbong wanita.
Namun, ada keganjilan di gerbong ini, setelah saya mendapatkan hasil pemotretan
melalui kamera teman saya yang ikut membantu, dan saya juga melihat keganjilan
secara langsung walaupun hanya sedikit yang saya lihat, selain tidak perduli
akan individu lain, di gerbong wanita ini juga terjadi pelanggaran aturan di
dalam kereta. Saya melihat di sini ada beberapa lelaki yang menyusup ke gerbong
wanita, teman saya pun mendapatkan bukti melalui foto-fotonya, ya walaupun
beberapa lelaki ini terlihat berdiri, bukan duduk, tetapi tetap saja ini selain
melanggar hokum, juga membuat ketidak nyamanan sosial, yang harusnya gerbong
ini hanya untuk wanita, tetapi ada lelaki yang menyusup sengaja atau pun tidak
sengaja. Karena kondisi ramai yang terjadi di gerbong penumpang umum, memaksa
para lelaki ini masuk ke dalam gerbong wanita.
Di
atas merupakan sebuah contoh, contoh dari pengamatan saya dari
perlakuan-perlakuan individu terhadap lingkungannya ketika berada di tempat
umum yang memiliki suasana ramai, ya walaupun tidak sedikit juga individu yang
memiliki rasa perduli yang tinggi, yang tidak mementingkan kenyamanannya
sendiri di dalam kondisi ramai seperti di atas.
Analisis Prilaku : - Prilaku Makro(prilaku yang di akibatkan
dari system, atau budaya).
Prilaku
Makro di dalam pengamatan di atas melibatkan system budaya yang di anut
sebagian besar oleh masyarakat Indonesia, yaitu system budaya “yang terkuat dan
yang terlincah lah yang mendapatkan posisi ter-enak” system budaya ini biasanya
di gunakan masyarakat Indonesia pada saat mereka sedang berada di tempat umum,
kendaraan umum, atau pun kondisi ramai lainnya.
-
Prilaku Meso(prilaku yang di pengaruhi oleh orang lain)
Di
dalam keadaan ramai, pengaruh orang lain juga dapat berpengaruh kuat akan
prilaku kita, ada beberapa hubungan hubungan yang terkait pada prilaku meso ini
dan pengamatan saya di atas. Seperti teman-temannya mempengaruhi dirinya agar
terus tetap duduk agar mengobrolnya lebih nyaman dan enak, di banding dia
berdiri untuk memberikan kursinya untuk orang lain yang lebih lemah darinya,
jadilah dia tidak jadi memberikan tempat duduknya untuk orang lain yang lebih
lemah dari dia dan tidak ia kenal, demi mengobrol dengan temannya yang ia
kenal.
-
Prilaku Mikro(prilaku dari individu itu sendiri)
Prilaku
ini berasal dari individu itu sendiri, apabila pikiran individu itu jernih maka
prilaku individu itu akan jernih dan positif, begitu pun sebaliknya. Contoh
dari pengamatan saya di atas adalah, apabila individu itu memiliki pikiran yang
terburu-buru pikiran telat ke kantor, atau pikiran buruk lainnya, maka
prilakunya pun akan menganggu individu lain dan
membuat ketidak nyamanan dalam lingkungan, contoh spesifiknya adalah,
beberapa lelaki yang masuk ke dalam gerbong wanita karena ia dalam keadaan
terburu-buru atau takut telat untuk bekerja.
Sabtu, 29 September 2012
Hubungan Statistika dan Psikologi
Ilmu
statistika bisa di bilang memiliki keterkaitan yang cukup kuat terhadap ilmu
psikologi, walaupun ilmu statistika di gunakan hanya dalam metode penelitian
tertentu saja, contoh metode penelitian yang menggunakan ilmu statistic
adalah metode longitudinal dan metode
cross-sectional dua metode psikologi ini membutuhkan ilmu statistika. Contohnya
di metode cross-sectional, dalam metode ini, ilmu statistika di gunakan dalam
me-random/mengacak subjek subjek penelitian yang akan diteliti, ilmu statistika
ini sangat membantu dalam metode ini untuk mempersingkat waktu, karena metode
cross-sectional merupakan metode penelitian yang bias di bilang cukup singkat,
kalau di metode penelitian longitudinal, ilmu statistika digunakan untuk mengetahui
perkembangan suatu objek, entah itu itu perkembangan tubuh, perkembangan
tingkat IQ dan lain-lain. Contohnya, metode longitudinal merupakan metode
penelitian yang menggunakan satu objek saja dengan kurun waktu minimal 3 tahun,
dalam kurun waktu itu kita membutuhkan penghitungan untuk sebuah perkembangan
kan, misalkan kita ingin menghitung tingkat peningkatan IQ dalam 3 tahun dengan
perkembangan pendidikan yang semakin meningkat, untuk menghitung perkembangan
IQ tersebut, kita menggunakan quisioner dan hasil penghitungannya menggunakan
ilmu statistika.
Statistika
merupakan ilmu yang bersifat abstrak dan
memiliki tingkat validitas yang tinggi, jadi dalam bidang psikologi, ilmu
statistika sangat dibutuhkan untuk mendapatkan hasil yang nyata, valid, dan dapat dibuktikan
secara ilmiah dalam sebuah penelitian. Statistika digunakan juga dalam
penelitian berbasis survey, angket dan banyak lagi.
Senin, 14 Mei 2012
apa itu matematika dan IAD, serta apa keterkaitannya??
Ketika kita
mendengar kata Matematika, pasti yang terlintas di benak kita adalah “ berhitung”,
1+1 = 2 atau 3 x 3 = 9, dan masih banyak bentuk lainnya…, lalu apa sih
sebenarnya matematika itu? Berikut beberapa penjelasannya…
Menurut
kamus besar Bahasa Indonesia, matematika adalah ilmu tentang
bilangan-bilangan, hubungan antar bilangan dan prosedur operasional yang
digunakan dalam penyelesaian masalah bilangan. Dalam perkembangannya
bilangan ini diaplikasikan ke bidang ilmu-ilmu lain sesuai penggunaannya.
Menurut James dan James (1976), matematika diartikan sebagai ilmu logika
mengenai bentuk, susunan, besaran, dan konsep-konsep yang saling berubungan
satu sama lainnya dengan jumlah yang terbagi ke dalam tiga bidang yaitu
aljabar, analisis, dan geometri. Sedangkan menurut Reys dkk. (1984), matematika
diartikan sebagai analisis suatu pola dan hubungannya, suatu jalan atau pola
berpikir, suatu seni, suatu bahasa, dan suatu alat.
Berdasarkan
pengertian-pengertian tentang matematika tersebut maka matematika dapat
diartikan sebagai suatu ilmu yang mempelajari bilangan dan bangun serta
konsep-konsep yang berkenaan dengan kebenarannya secara logika menggunakan
simbol-simbol yang umum serta aplikasi dalam bidang lainnya. Pendidikan
matematika dapat diartikan sebagai proses perubahan baik kognitif, afektif, dan
kognitif kearah kedewasaan sesuai dengan kebenaran logika.
Ada beberapa
karakteristik matematika, antara lain :
- Objek yang dipelajari abstrak.
Sebagian
besar yang dipelajari dalam matematika adalah angka atau bilangan yang secara
nyata tidak ada atau merupakan hasil pemikiran otak manusia.
2.
Kebenaranya berdasarkan logika.
Kebenaran
dalam matematika adalah kebenaran secara logika bukan empiris. Artinya
kebenarannya tidak dapat dibuktikan melalui ekserimen seperti dalam ilmu fisika
atau biologi. Contohnya nilai √-2 tidak dapat dibuktikan dengan kalkulator,
tetapi secara logika ada jawabannya sehingga bilangan tersebut dinamakan
bilangan imajiner (khayal).
3.
Pembelajarannya secara bertingkat dan kontinu.
Pemberian
atau penyajian materi matematika disesuaikan dengan tingkatan pendidikan dan
dilakukan secara terus-menerus. Artinya dalam mempelajari matematika harus
secara berulang melalui latihan-latihan soal.
4. Ada
keterkaitan antara materi yang satu dengan yang lainnya.
Materi yang
akan dipelajari harus memenuhi atau menguasai materi sebelumnya. Contohnya
ketika akan mempelajari tentang volume atau isi suatu bangun ruang maka harus
menguasai tentang materi luas dan keliling bidang datar.
5.
Menggunakan bahasa simbol.
Dalam
matematika penyampaian materi menggunakan simbol-simbol yang telah disepakati
dan dipahami secara umum. Misalnya penjumlahan menggunakan simbol “+” sehingga
tidak terjadi dualisme jawaban.
6.
Diaplikasikan di bidang ilmu lain.
Materi
matematika banyak digunakan atau diaplikasikan dalam bidang ilmu lain. Misalnya
materi fungsi digunakan dalam ilmu ekonomi untuk mempelajari fungsi permintan
dan fungsi penawaran.
ILMU ALAMIAH DASAR
04 Okt
Pengertian Ilmu Alamiah Dasar
Ilmu Alamiah Dasar jika dipenggal berasal dari tiga
suku kata.Ilmu artinya bagian dari ilmu pengetahuan manusia.Alamiah artinya
terjadi dengan sendirinya dan dasar artinya permulaan suatu bentuk.Istilah ini
berasal dari Eropa Daratan (Belanda,Jerman,Inggris,dan Amerika).Yang mana
istilah ini masuk ke indonesia pada zaman yang berbeda-beda. Ilmu alamiah dapat
dilihat dalam arti luas dan dalam arti sempit. Dalam arti luas ilmu mencakup
semua pengetahuan, termasuk matematika dan filsafat. Sedangkan dalam arti
sempit ilmu mencakup pengetahuan deskriptif saja, diluar itu adlah non ilmiah.
Ilmu Alamiah Dasar merupakan sebuah ilmu yang mengkaji
tentang gejala alam semesta, termasuk yang terjadi di muka bumi ini. Ilmu
Alamiah Dasar dapat juga di katakan sebagai konsep awal terbentuknya Ilmu
Pengetahuan Alam (IPA) dan semua turunannya, seperti Biologi, Fisika, dan
Kimia. IAD bersifat relatif dan dapat berubah sesuai dengan kemajuan peradaban
manusia. Menurut Abdulah Aly dan Eny Rahmah (2006:V) “ Ilmu Alamiah Dasar
merupakan kumpulan pengetahuan tentang konsep-konsep dasar dalam bidang Ilmu
Pengetahuan Alam (IPA) dan teknologi”. Sehingga terbentuklah sebuah konsep dan
prinsip.
Ilmu Alamiah Dasar (IAD) hanya mengkaji konsep-konsep
dan prinsip-prinsip dasar yang essensial saja. Bagian-bagian dari Ilmu Alamiah
Dasar meliputi penciptaan manusia yang telah diberikan akal untuk berfikir,
lahirnya ilmu alamiah, keterbatasan ilmu alamiah, pembagian ilmu pengetahuan
dsb. Berikut pemaparannya.
- Manusia
Manusia adalah makhluk yang lemah di bandingkan dengan
makhluk lain. Namun dengan akal budinya serta kemauan yang kuat manusia dapat
mengembangkan kemampuan dan teknologi. Dengan ilmu pengetahuan, manusia bisa
hidup lebih baik lagi. Manusia adalah sebaik-baiknya makhluk yang di ciptakan
oleh Allah, oleh sebab itu patutnya kita mensyukuri nikmat yang telah di
berikan-Nya karena dengan nikmat-Nya kita di berikan akal untuk berfikir
sehingga dapat membedakan baik dan buruk.
- Lahirnya Ilmu Alamiah
Panca indera akan memberikan tanggapan terhadap semua
rangsangan dimana tanggapan itu menjadi sebuah pengalaman . Pengalaman
merupakan salah satunya alasan terbentuknya pengetahuan yakni kumpulan
fakta-fakta yang pernah terjadi
- Keterbatasan Ilmu Alamiah
Bidang ilmu alamiah yang menentukan ilmu alamiah
adalah metode ilmiah.Tujuan ilmu alamiah adalah membentuk dan menggunakan
teori. Ilmu alamiah tidak menentukan moral atau nilai suatu keputusan.
Manusialah yang menilai apakah ilmu yang dipakainya baik atau buruk.
- Pembagian Ilmu Pengetahuan
- Ilmu Pengetahuan Sosial
Adalah sebuah ilmu yang membahas hubungan antara
manusia dengan manusia lainnya sebagai makhluk sosial. Dimana makhluk sosial
tidak terlepas dari makhluk hidup yang tinggal di sekitarnya, sehingga
timbullah hubungan timbal balik antara satu dengan yang lainnya.
- Ilmu Pengetahuan Alam
Adalah sebuah ilmu yang membahas tentang alam semesta,
jagat raya, dan seluruh isinya. Ilmu ini juga membahas tentang bagaimana
penciptaan nya dan teori-teori yang pendukung yang dapat membuktikan
kebenarannya.
- Ilmu Pengetahuan bumi dan
antariksa
Ilmu pengetahuan bumi adalah sebuah ilmu yang membahas
tentang bumi dan isinya. Antariksa adalah ruang angkasa yang di dalamnya
terdapat benda-benda langit.
Jadi dapat di simpulkan bahwa Ilmu Alamiah Dasar
adalah Ilmu yang mempelajari segala macam gejala alam yang terjadi di bumi ini.
Salah satu contoh nyata dari bagian-bagian ilmu alamiah dasar adalah penciptaan
manusia yang telah di lengkapi akal dan budi pekerti, sehingga dalam kehidupan
mendatang manusia mampu berfikir dan dapat membedakan baik dan buruk serta
dapat mengembangkan teknologi dan informasi di masa mendatang. Ilmu Alamiah
Dasar dapat berubah sesuai dengan perkembangan Zaman.
KETERKAITAN ANTARA MATEMATIKA DAN ILMU ALAMIAH DASAR
(IAD) DENGAN PSIKOLOGI
TUJUAN :
Agar
mahasiswa memahami berbagai konsep himpunan, relasi, dan fungsi serta menguasai
konsep dasar logika, seperti proposisi dan tebel kebenaran. 2) Agar mahasiswa
memahami konsep dasar dalam bidang ilmu pengetahuan alam dan teknologi,
sehingga mahasiswa memiliki pandangan yang lebih luas dan mampu mendekati
permasalahan dengan landasan yang lebih komprehensif.
SILABUS
SINGKAT:
Himpunan,
Relasi, Fungsi, Proposisi dan Tabel Kebenaran, Perkenalan dengan Ilmu
Pengetahuan Alam, Ruang Lingkup Ilmu Pengetahuan Alam, Perkembangan Ilmu
Pengetahuan dan Teknologi dan Kelangsungan Hidup Manusia.
Psikologi
Matematika adalah sebuah pendekatan untuk penelitian psikologis yang didasarkan
pada model matematis persepsi, proses kognitif dan motor, dan pada pembentukan
aturan hukum seperti yang berhubungan karakteristik stimulus diukur dengan
perilaku terukur. Dalam prakteknya "perilaku kuantitatif" sering
didasari oleh "kinerja tugas". Sebagai kuantifikasi perilaku adalah
fundamental dalam upaya ini, teori pengukuran adalah topik sentral dalam
psikologi matematika. Psikologi Matematika Oleh karena itu terkait erat dengan
psikometri. Namun, di mana psychometrics berkaitan dengan perbedaan individual
(atau struktur populasi) di sebagian besar variabel statis, psikologi
matematika berfokus pada model proses persepsi, kognitif dan motor proses
sebagai disimpulkan dari 'individu rata-rata' itu.
Selain itu,
di mana psychometrics menyelidiki struktur ketergantungan antara variabel
seperti yang diamati dalam populasi, psikologi matematika hampir secara
eksklusif berfokus pada pemodelan data yang diperoleh dari paradigma
eksperimental dan karena itu, bahkan lebih erat terkait dengan psikologi
eksperimental / psikologi kognitif / psychonomics. Seperti neuroscience
komputasi dan ekonometri, teori psikologi matematika sering menggunakan
optimalitas statistik sebagai prinsip penuntun, dengan asumsi bahwa otak
manusia telah berevolusi untuk memecahkan masalah dengan cara yang
dioptimalkan.
Matematika
psikologi yang aktif di berbagai bidang psikologi, khususnya di psychophysics,
sensasi dan persepsi, pemecahan masalah, pengambilan keputusan, belajar,
memori, dan bahasa, yang dikenal sebagai psikologi kognitif, dan analisis
kuantitatif perilaku tetapi juga, misalnya, dalam psikologi klinis, psikologi
sosial, dan psikologi musik. Pengajaran Matematika Yang Berhubungan Dengan Ilmu
Psikologi. Pembelajaran Matematika Dengan Ilmu Psikologi. Pembelajaran
matematika terbagi menjadi beberapa bagian,antara lain :
a. Nilai matematika:
Unik, Logika, Manfaat, Struktur, Keindahan
b. Pemikiran Matematis (Mathematical Thinking-Katagiri,2004) :
-Perilaku (Mathematical attitude)
-Metode (Mathematical method)
-Konsep (Mathematical concepts)
c. Hakekat matematika (Ebutt dan Straker,1995) :
-Penelusuran pola dan hubungan (the search of pattern and relationship)
- Investigasi
- Komunikasi
- Problem Solving
d. Hakekat siswa belajar matematika :
- Individu
-Kerjasama
-Motivasi
-Kontektual
e. Macam matematika
Vertikal : Matematisasi horisontal berproses dari dunia nyata ke dalam simbol matematika.Proses terjadi pada saat siswa dihadapkan pada problematika yang berhubungan dengan kehidupan/situasi nyata.
Horisontal :
Matematisasi verikal merupakan proses yang terjadi di dalam sistem matematika
itu sendiri; misal penemuan strategi menyelesaikan soal, mengkaitkan hubungan
antar konsep-konsep matematis atau menerapkan rumus tertentu.
Menurut Piaget,individu
memiliki fase-fase perkembangan intelektual :
1. Tingkat
Sensorimotor (0-2 tahun)
2. Tahap
Preoporational (2-7 tahun)
3. Tahap
Concrete (7-11 tahun)
4. Tahap
Formal Operations (11 tahun ke atas)
Beberapa
aspek yang perlu diperhatikan guru/pengajar pada saat mengajarkan anak
matematika :
•
Pengetahuan matematika yang mendalam
Yang
dimaksud dengan pengetahuan yang mendalam yaitu pengetahuan yang berdasarkan
pada tingkatannya.
•
Kemampuan logika umum
Contoh dari
logika umum yaitu kemampuan untuk membedakan, mengurutkan, sebab akibat, dan
lain-lain.
•
Pengetahuan strategi heuristik
•
Kepercayaan akan manfaat matematika dan perilaku manusia.
Yang
dimaksud dengan kepercayaan akan manfaat yaitu kita harus yakin dengan manfaat
dari matematika tersebut. Sedangkan yang dimaksud dengan perilaku manusia yaitu
keinginan yang baik, semangat tinggi, keingintahuan, dan berpikiran positif,
dan lain-lain.
•
Karakter individu
Contoh dari
karakter individu yaitu kepercayaan diri, ketekunan, dan kemampuan
beroganisasi.
•
Keahlian dalam mengkomunikasikan pemecahan masalah.
Kemudian
dibawah ini adalah hal yang ada kaitannya matematika dengan ilmu psikologi
antara lain yaitu :
Teori
kebenaran :
•
Teori koherensi
Teori
koherensi menyatakan bahwa kebenaran harus konsisten dengan kebenaran
sebelumnya yang dianggap benar
•
Teori korespondensi
Teori
korespondensi menyatakan bahwa pengetahuan adalah benar jika berhubungan dengan
objek yang dituju.
(IAD) adalah
disiplin ilmu yang biasanya dipelajari di tingkat perguruan tinggi. Pada
dasarnya kita sudah mendapatkan displin ilmu tersebut baik di SD, SMP, maupun
SMA. Bedanya, IAD lebih banyak berbicara tentang bagaimana metode-metode ilmu
kealaman dalam menjelaskan gejala-gejala alam secara lebih filosofis. Jika
mempelajari Filsafat ilmu kealaman, kita akan bertemu dengan berbagai aliran
pemikiran dalam ilmu pengetahuan alam. Misalnya: Realisme, Anti-Realis,
relativisme, maupun Feminisme Sains. Di dalamnya pun, kita akan menemukan
pertentangan pemikiran antara satu aliran ilmu kealaman dengan aliran yang
lain, seperti pertentangan antara realisme dengan anti-realis.
Langganan:
Postingan (Atom)

