Senin, 19 November 2012

dampak negatif pada interpersonal seorang remaja dalam dunia internet

Assalammualaikum...
Halllloooow..... ketemu lagi nih sama sayaa....
apa kabar dengan kalian readers.... kalo saya sih baik-baik aja hehe
okeh sekarang kita akan membahas tentang interpersonal nih... hem... ada yang tau ngga interpersonal itu apa? nih jawabannya, inter yang berarti luar dan personal yang berarti pribadi. maksud dari interpersonal itu sendiri adalah di mana kita mengatur diri pribadi kita terhadap dunia luar, bagaimana cara orang memandang kita melewati pribadi kita. that is interpersonal, koreksi ya kalo salah dari pengertian saya hehe. okeh sebenarnya kita juga akan ngebahas tentang negatif internet pada remaja juga sih, lanjuuuut?? lanjuuuut......

okeh... kita lanjut, di sini kita sebenernya mau membahas tentang interpersonal remaja pada dunia maya atau internet dan efek negatif internet terhadap interpersonal remaja. okeh kita mulai. Remaja adalah masa masa pencarian identitas diri, di sini remaja selalu merasa labil, tidak bisa membedakan yang mana yang benar dan yang mana yang salah, mereka mencampur adukan kedua hal tersebut menjadi satu sehingga terjadi sebuah penyimpangan yang menghawatirkan orang tua, dunia jaman sekarang tidak jauh dari teknologi, dan teknologi menyuguhkan jalan jalan menuju dunia lewat jaringan internet. heeem.... kalo di lihat lihat remaja jaman dulu dan jaman sekarang itu beda banget ya.... remaja jaman dulu itu udah gedenya pasti sukses jika interpersonalnya terlatih dengan baik, kalo jaman sekarang?? sangat memprihatinkan menurut saya ya walaupun sangat aktif dan maju dalam bidang teknologi. okeh kita lanjuuut.... heeem.... karena ini sebuah dampak negatif penggunaan internet pada interpersonal remaja, kita akan membahas juga kegiatan apa saja yang di lakukan oleh para remaja di internet apa aja siiiih?? yuk kita tengok.

nyang pertama ada yang namanya chatting.... chatting ini merupakan kegiatan interpersonal, komunikasi interpersonal juga, karena di chatting para remaja dapat saling berhubungan walaupun hanya lewat tulisan semata, namun hal negatif chatting ini adalah, remaja jadi tidak aktif dalam dunia sosial nyata, justru mereka cenderung aktif pada sosial dunia maya yang tidak tau dengan siapa mereka berhubungan, orang yang tidak mereka kenal, dan mereka saling sok akrab, di tambah banyak sekali kejahatan di dunia maya dengan modus chatting seperti ini.

nyang kedua ada yang namanya not real relationship, nyang artinya hubungan yang tidak nyata, yaitu kyk pacaran via internet, virtual relationship kyk gini nih yang bener bener bahayam terutama bagi remaja wanita, dampak negatifnya adalah, mereka terlalu membuka diri terhadap pasangan yang belum ia kenal, siapa tau ternyata pasangannya mayanya ini memang mempunyai niat buruk terhadap para remaja.

nyang ketiga ada yang namanya cyber cheating, cyber adalah dunia maya, cheating adalah kecurangan, kecurangan dunia maya, ini biasa terjadi pada remaja remaja penggila game online, mereka secara tidak langsung untuk berlaku curang dengan menggunakan cheat, lalu mungkin adanya kecurangan pada dunia cyber lainnya, seperti pada saat lomba blog, semuanya dapat di atur apabila remaja ini sudah ahli dalam mengkoding rumus-rumus algoritma yang ada di internet.

kyknya segitu dulu deh yak temen temen.... pasti masih banyak lagi dampak negatif yang ada di dunia maya yang menyangkut interpersonal remaja.... okeeeh capcus, terima kasih udah baca yak teman teman....

wassalammualaikum.....

Senin, 12 November 2012

Lomba November 2012

Sepakbola Nasional dan Mancanegara

"Keberadaan Aspek Psikologis pada Kisruh Sepak Bola Indonesia"

Bismillah....
okeh ketemu lagi dengan saya ade mahesa di artikel ini, okeh, sekarang kita ingin membahas tentang sepakbola, namun saya akan meneliti lebih dalam pada sepakbola nasional sih, tau kan dunia sepakbola di Indonesia ini lagi carut marut gara-gara ada 2 kubu, yaitu kubu PSSI dan kubu KPSI. nah di sini saya akan membahas keberadaan aspek psikologis dari mereka yang terlibat dalam kisruh di sini.

okeh mari kita mulai... kisruh=konflik=adanya pro dan kontra, dari kata-kata ini pasti yang kalian bayangkan adalah sebuah carut marut yang tidak karuan, dalam sebuah kisruh pasti sangat mengganggu psikologis orang yang terlibat dalam kisruh tersebut. dalam sepak bola Indonesia sekarang, seperti tidak ada habisnya untuk bisa di selesaikan secara tepat dan benar, sekalinya ada kongres untuk membenarkan dan menyelesaikan masalah, mereka malah melanggarnya lagi setelah kongres itu selesai, tidak peduli yang melanggar dari pihak PSSI (Djohar Arifin) ataupun KPSI (La Nyala Mataliti). seakan-akan mereka tidak perduli akan dunia sepak bola Indonesia ini, mereka sangatlah egois, karena mereka tidak peduli pada masyarakat Indonesia yang sebagai suporter Tim Nasional Indonesia dibuat bingung untuk memilih yang mana TIMNAS Indonesia yang harus di bela, carut-marut yang terjadi tidak hanya membuat suporter bingung namun juga membuat pemain bingung, galau, apakah mereka harus membela timnas KPSI atau timnas PSSI. dalam kontrak kongres AFC kemarin, KPSI dan PSSI menyetujui JC(joint commite) yang berisikan permintaan antara dua yang katanya "pembela dan pemersatu sepakbola Indonesia" ini. namun, akhir akhir ini perjanjian perjanjian di JC mereka langgar satu persatu, sehingga kacau lagi lah permasalah sepakbola di Indonesia ini.

Sekali lagi dan sekali lagi, tidak akan bisa selesai, kalo kedua pihak di atas tidak ada yang mau mengalah, ntah itu PSSI ataupun KPSI. dari sisi Menpora pun tidak bisa membantu banyak, kenapa? karena semuanya sudah masuk ke dalam dunia politik Indonesia yang kotor, sepakbola adalah salah satu hiburan bagi masyarakatnya, kenapa harus terkontaminasi oleh sebuah politik, kenapa terkontaminasi oleh orang-orang bodoh yang tak bertanggung jawab. kalau sudah tidak ada sepakbola yang menghibur lagi di Indonesia habis lah masyarakat Indonesia karena hiburan yang paling meriah sudah tidak ada lagi karena ke egoisan para pelaku politik yang sok-sok-an mau benerin sepakbola di Indonesia, mana buktinya? bukti bahwa sepak bola Indonesia sudah di benah, tidak ada kan? hanya ada sebuah rak piala kosong yang mulai menjadi hunian laba-laba di PSSI. sangat tidak bertanggung jawab orang-orang yang terlibat ini. apakah mereka mengalami sebuah pengkontrolan diri atau diffence mecanism (mekanisme pertahanan) agar kejelekan mereka tak terbongkar, atau hanya melihat sisi egosentrisnya untuk kekuasaan semata tanpa memikirkan the real football?? atau mungkin juga, mereka mengalami ketidak sehatan mental dalam menghadapi masalah, sehingga masalah sepak bola ini tidak selesai.

Lanjut? okeh kita lanjut, sekarang kita akan membahas ada apa dengan diri mereka, diri para pelaku yang membuat sepakbola Indonesia ini hancur, pasti ada sebuah tekanan yang menekan kebenaran yang ingin keluar dari diri mereka, ntah itu faktor intern atau extern. hanya mereka dan orang-orang yang terlibat yang tau. dalam sebuah masalah, atau sebuah konflik, pasti individu menggunakan diffence mecanism mereka untuk membuat segalanya sesuai dengan keinginan mereka, kalo keinginan mereka melenceng dari konflik yang di hadapi, otomatis mekanisme pertahanan diri mereka juga akan membawa mereka justru malah pada banyak masalah, bukan hanya masalah sebelumnya, namun akan ada banyak masalah lainnya. biasanya sebuah mekanisme pertahanan diri seseorang itu dengan cara berbohong dan membelot, agar dirinya tidak ketahuan seperti apa. Nah!! mungkin saja karena mekanisme pertahanan diri yang mereka (ketum PSSI dan ketum KPSI) miliki ini tidak bagus sehingga tidak ada yang mau mengalah dan hanya sebuah ke-egoisan yang mereka hasilkan, karena mereka takut kejelekan mereka akan terkuak.

sekian sebuah bacaan ringan dari saya, mengenai kisruh sepakbola indonesia dan keberadaan aspek psikologis di dalamnya, semoga anda menyukainya dan bermanfaat.
terima kasih, Wasalammualaikum.

blog pribadi : justam12.blogspot.com

Rabu, 24 Oktober 2012

pengaruh smar gadget di kalangan anak-anak, remaja, dan orang dewasa

Assalamualaikum...
haloo... bertemu dengan saya, ade mahesa.... ini nih, saya ada info tentang pengaruh smartgadget... silahkan di baca yooo

sudah kebanyakan kita tau apa itu smart gadget, ya, dapat berupa smart phone, game portable, dan baru-baru ini adalah tablet yang di keluarkan oleh banyak industri gadget, maraknya gadget ini memiliki dampak postif maupun negatif, baik di kalangan anak-anak, remaja, maupun dewasa.

Dengan adanya teknologi ini di kalangan anak-anak dapat menimbulkan berbagai macam masalah, mulai dari masalah internet, mengingat semua perangkat gadget memiliki aplikasi untuk berselancar di dunia maya. Nah, dalam hal ini yang musti di waspadai oleh orang tua, perlu adanya pengawasan dan pengendalian orang tua terhadap gadget yang di gunakan sang anak, gadget memiliki hal positif bagi anak-anak, ya, anak-anak dapat berkomunikasi dengan mudah dengan orang tuanya, dan dapat berkreatif dengan aplikasi-aplikasi tertentu, namun, gadget juga memiliki hal negatif, dengan adanya perangkat gadget yang di miliki anak, dapat menyebabkan unsocial condition, yaitu, anak tidak mau bermain bersama temannya maupun lingkungan sekitar, karena dengan adanya gadget ini, anak dapat mengurung diri karena asik dengan segala aplikasi permainan di dalmnya, anak juga susah untuk berkreatif di dalam dunia fisik yang menggunakan alat-alat untuk menggambar, dan susah untuk berkreatif dalam lingkungan.

Tidak hanya anak-anak, namun remaja pun sudah memulai merambah dunia smart gadget ini, dalam ilmu psikoilogi, rata-rata, usia remaja itu sudah memulai masa menstruasi, nah, masa ini yang agak perlu di perhatikan, dan perhatikan juga dalam penggunaannya, karena bisa saja, di kala remaja belum tau apa-apa tentang seks, namun,dia ingin tau dan dia menggunakan gadget untuk mencari informasinya. Nah, dari situlah hal yang memprihatinkan orang tua di mulai, seusia remaja sudah mengenal seks dapat menambah pengetahuan, namun, itu juga dapat berbahaya bagi remaja yang ekstrim dalam bertingkah laku. Belum lagi remaja manja yang ingin sekali di belikan gadget dengan teknologi canggih dan keluaran terbaru dapat memusingkan orang tua, dan masa remaja pun sudah mengenal lawan jenis, sehingga kehadiran gadget ini pun dapat mempermudah mereka bertemu tanpa sepengetahuan orang tuanya, dan musti di wanti-wanti juga.

Kalau dalam usia dewasa, mungkin gadget ini sudah mulai di butuhkan dalam hal yang positif, ya seperti mengerjakan tugas, browse jurnal-jurnal, melakukan transaksi bisnis, kemudahan dalam mengerjakan pekerjaan, dan berbagai macam hal lagi, dapat kita maklumi dalam dunia dewasa ini, karena mereka sudah mengerti yang mana yang tidak bagus, dan yang mana yang tidak bagus untuk diri mereka, ya pasti ada saja yang terlewat batas dalam menggunakan gadget ke hal yang tidak bagus untuk dia dan merugikan orang banyak. Contoh saja hacker, mereka itu menggunakan gadget yang tingkat tinggi dan ada yang canggih adapun yang standard dalam penggunaanya, mereka melakukan hal yang di anggap bagus untuk dia, namun sebenarnya itu sangat merugikan orang banyak, namun hacker pun memiliki segudang manfaat yang luar biasa bagi umat manusia, dan tidak sedikit juga kerugiannya.

maaf apa bila artikael saya ini banyak sekali mengungkapkan kejelekan gadget di banding manfaatnya, namun itu semua sesuai pengamatan saya di lingkungan sekitar saya, hanya sebagai pengingat pembaca untuk memperhatikan anaknya bagi para orang tua, dan batasi pemakaiannya, jangan sampai gadget yang di buat untuk membantu manusia ini malah jadi bumerang untuk kita. terima kasih.
Wassalamualaikum...

Sabtu, 06 Oktober 2012

prilaku anti sosial individu dengan individu lainnya ketika di tempat ramai

Nama : Ade Mahesa
kelas :2PA08
Jurusan : psikologi
NOM : 18511628



Prilaku                         : Ketidak perdulian individu dengan individu lainnya ketika kedaan ramai.
Subjek                         : Masyarakat
Tempat Observasi       : Gerbong kereta api
Tanggal Observasi       : 5 Oktober 2012
Hasil Observasi           : Di dalam sebuah  masyarakat terkadang ada rasa saling tidak perduli satu sama lain, terutama pada orang yang tidak ia kenal, dalam hasil observasi saya ini, saya banyak mengamati ini terjadi pada kalangan sosial yang biasanya terjadi pada saat keadaan sedang ramai, terutama ramai di kendaraan-kendaraan umum fasilitas milik Negara, seperti kereta, bus, angkutan kota, dan lain-lain. Pada hasil observasi saya ini, saya mengambil contoh di dalam gerbong kereta api commuter line tujuan kranji – pasar senen, saya mengambil contoh di dua gerbong, pertama gerbong penumpang umum, kedua gerbong penumpang wanita (di dalam gerbong penumpang wanita, saya di bantu oleh teman wanita saya). Pada gerbong pertama, yaitu gerbong penumpang umum, di sini terlihat oleh saya akan ketidak perdulian individu dengan individu lainnya, kenapa? Karena individu-individu yang berada di dalam gerbong, pada awalnya memiliki pemikiran yang sangat biasa, saya beranggapan, bahwa pemikiran itu adalah ketakutan  individu-individu  yang berada dalam gerbong tidak dapat atau tidak kebagian tempat duduk. Sehingga mereka saling berdesakan untuk masuk, berdesakan untuk berebutan tempat duduk, bahkan tidak memperdulikan individu lain yang lebih lemah dari mereka, seperti lansia, ibu hamil, ibu yang membawa anak masih kecil, dan individu lemah lainnya. Dan saya juga melihat, mereka yang telah duduk seperti berpura-pura tidak tahu, bahwa ada individu lemah di depannya yang lebih membutuhkan tempat duduk itu di banding individu kuat lainnya yang terlebih dahulu mendapatkan tempat duduk. Seakan-akan mereka berfikiran “nanti juga ada orang lain yang memberikan tempat duduknya untuk orang itu”.
Di dalam gerbong kedua, yaitu gerbong wanita, saya hanya sedikit mengamati di gerbong ini melewati perbatasan gerbong penumpang umum dan gerbong penumpang wanita, karena saya memang tidak di perbolehkan masuk ke dalam gerbong wanita. Namun, ada keganjilan di gerbong ini, setelah saya mendapatkan hasil pemotretan melalui kamera teman saya yang ikut membantu, dan saya juga melihat keganjilan secara langsung walaupun hanya sedikit yang saya lihat, selain tidak perduli akan individu lain, di gerbong wanita ini juga terjadi pelanggaran aturan di dalam kereta. Saya melihat di sini ada beberapa lelaki yang menyusup ke gerbong wanita, teman saya pun mendapatkan bukti melalui foto-fotonya, ya walaupun beberapa lelaki ini terlihat berdiri, bukan duduk, tetapi tetap saja ini selain melanggar hokum, juga membuat ketidak nyamanan sosial, yang harusnya gerbong ini hanya untuk wanita, tetapi ada lelaki yang menyusup sengaja atau pun tidak sengaja. Karena kondisi ramai yang terjadi di gerbong penumpang umum, memaksa para lelaki ini masuk ke dalam gerbong wanita.
Di atas merupakan sebuah contoh, contoh dari pengamatan saya dari perlakuan-perlakuan individu terhadap lingkungannya ketika berada di tempat umum yang memiliki suasana ramai, ya walaupun tidak sedikit juga individu yang memiliki rasa perduli yang tinggi, yang tidak mementingkan kenyamanannya sendiri di dalam kondisi ramai seperti di atas.
Analisis Prilaku           : - Prilaku Makro(prilaku yang di akibatkan dari system, atau budaya).
                                         Prilaku Makro di dalam pengamatan di atas melibatkan system budaya yang di anut sebagian besar oleh masyarakat Indonesia, yaitu system budaya “yang terkuat dan yang terlincah lah yang mendapatkan posisi ter-enak” system budaya ini biasanya di gunakan masyarakat Indonesia pada saat mereka sedang berada di tempat umum, kendaraan umum, atau pun kondisi ramai lainnya.
                                     -  Prilaku Meso(prilaku yang di pengaruhi oleh orang lain)
                                         Di dalam keadaan ramai, pengaruh orang lain juga dapat berpengaruh kuat akan prilaku kita, ada beberapa hubungan hubungan yang terkait pada prilaku meso ini dan pengamatan saya di atas. Seperti teman-temannya mempengaruhi dirinya agar terus tetap duduk agar mengobrolnya lebih nyaman dan enak, di banding dia berdiri untuk memberikan kursinya untuk orang lain yang lebih lemah darinya, jadilah dia tidak jadi memberikan tempat duduknya untuk orang lain yang lebih lemah dari dia dan tidak ia kenal, demi mengobrol dengan temannya yang ia kenal.
                                     -  Prilaku Mikro(prilaku dari individu itu sendiri)
                                         Prilaku ini berasal dari individu itu sendiri, apabila pikiran individu itu jernih maka prilaku individu itu akan jernih dan positif, begitu pun sebaliknya. Contoh dari pengamatan saya di atas adalah, apabila individu itu memiliki pikiran yang terburu-buru pikiran telat ke kantor, atau pikiran buruk lainnya, maka prilakunya pun akan menganggu individu lain dan  membuat ketidak nyamanan dalam lingkungan, contoh spesifiknya adalah, beberapa lelaki yang masuk ke dalam gerbong wanita karena ia dalam keadaan terburu-buru atau takut telat untuk bekerja.



Sabtu, 29 September 2012

Hubungan Statistika dan Psikologi



Ilmu statistika bisa di bilang memiliki keterkaitan yang cukup kuat terhadap ilmu psikologi, walaupun ilmu statistika di gunakan hanya dalam metode penelitian tertentu saja, contoh metode penelitian yang menggunakan ilmu statistic adalah  metode longitudinal dan metode cross-sectional dua metode psikologi ini membutuhkan ilmu statistika. Contohnya di metode cross-sectional, dalam metode ini, ilmu statistika di gunakan dalam me-random/mengacak subjek subjek penelitian yang akan diteliti, ilmu statistika ini sangat membantu dalam metode ini untuk mempersingkat waktu, karena metode cross-sectional merupakan metode penelitian yang bias di bilang cukup singkat, kalau di metode penelitian longitudinal, ilmu statistika digunakan untuk mengetahui perkembangan suatu objek, entah itu itu perkembangan tubuh, perkembangan tingkat IQ dan lain-lain. Contohnya, metode longitudinal merupakan metode penelitian yang menggunakan satu objek saja dengan kurun waktu minimal 3 tahun, dalam kurun waktu itu kita membutuhkan penghitungan untuk sebuah perkembangan kan, misalkan kita ingin menghitung tingkat peningkatan IQ dalam 3 tahun dengan perkembangan pendidikan yang semakin meningkat, untuk menghitung perkembangan IQ tersebut, kita menggunakan quisioner dan hasil penghitungannya menggunakan ilmu statistika.

Statistika merupakan  ilmu yang bersifat abstrak dan memiliki tingkat validitas yang tinggi, jadi dalam bidang psikologi, ilmu statistika sangat dibutuhkan untuk mendapatkan  hasil yang nyata, valid, dan dapat dibuktikan secara ilmiah dalam sebuah penelitian. Statistika digunakan juga dalam penelitian berbasis survey, angket dan banyak lagi.

Senin, 14 Mei 2012

apa itu matematika dan IAD, serta apa keterkaitannya??



Ketika kita mendengar kata Matematika, pasti yang terlintas di benak kita adalah “ berhitung”, 1+1 = 2 atau 3 x 3 = 9, dan masih banyak bentuk lainnya…, lalu apa sih sebenarnya matematika itu? Berikut beberapa penjelasannya…
Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, matematika adalah ilmu tentang bilangan-bilangan, hubungan antar bilangan dan prosedur operasional yang digunakan dalam penyelesaian masalah bilangan. Dalam perkembangannya bilangan ini diaplikasikan ke bidang ilmu-ilmu lain sesuai penggunaannya. Menurut James dan James (1976), matematika diartikan sebagai ilmu logika mengenai bentuk, susunan, besaran, dan konsep-konsep yang saling berubungan satu sama lainnya dengan jumlah yang terbagi ke dalam tiga bidang yaitu aljabar, analisis, dan geometri. Sedangkan menurut Reys dkk. (1984), matematika diartikan sebagai analisis suatu pola dan hubungannya, suatu jalan atau pola berpikir, suatu seni, suatu bahasa, dan suatu alat.
Berdasarkan pengertian-pengertian tentang matematika tersebut maka matematika dapat diartikan sebagai suatu ilmu yang mempelajari bilangan dan bangun serta konsep-konsep yang berkenaan dengan kebenarannya secara logika menggunakan simbol-simbol yang umum serta aplikasi dalam bidang lainnya. Pendidikan matematika dapat diartikan sebagai proses perubahan baik kognitif, afektif, dan kognitif kearah kedewasaan sesuai dengan kebenaran logika.
Ada beberapa karakteristik matematika, antara lain :
  1. Objek yang dipelajari abstrak.
Sebagian besar yang dipelajari dalam matematika adalah angka atau bilangan yang secara nyata tidak ada atau merupakan hasil pemikiran otak manusia.
2. Kebenaranya berdasarkan logika.
Kebenaran dalam matematika adalah kebenaran secara logika bukan empiris. Artinya kebenarannya tidak dapat dibuktikan melalui ekserimen seperti dalam ilmu fisika atau biologi. Contohnya nilai √-2 tidak dapat dibuktikan dengan kalkulator, tetapi secara logika ada jawabannya sehingga bilangan tersebut dinamakan bilangan imajiner (khayal).
3. Pembelajarannya secara bertingkat dan kontinu.
Pemberian atau penyajian materi matematika disesuaikan dengan tingkatan pendidikan dan dilakukan secara terus-menerus. Artinya dalam mempelajari matematika harus secara berulang melalui latihan-latihan soal.
4. Ada keterkaitan antara materi yang satu dengan yang lainnya.
Materi yang akan dipelajari harus memenuhi atau menguasai materi sebelumnya. Contohnya ketika akan mempelajari tentang volume atau isi suatu bangun ruang maka harus menguasai tentang materi luas dan keliling bidang datar.
5. Menggunakan bahasa simbol.
Dalam matematika penyampaian materi menggunakan simbol-simbol yang telah disepakati dan dipahami secara umum. Misalnya penjumlahan menggunakan simbol “+” sehingga tidak terjadi dualisme jawaban.
6. Diaplikasikan di bidang ilmu lain.
Materi matematika banyak digunakan atau diaplikasikan dalam bidang ilmu lain. Misalnya materi fungsi digunakan dalam ilmu ekonomi untuk mempelajari fungsi permintan dan fungsi penawaran.

ILMU ALAMIAH DASAR
04 Okt
Pengertian Ilmu Alamiah Dasar
Ilmu Alamiah Dasar jika dipenggal berasal dari tiga suku kata.Ilmu artinya bagian dari ilmu pengetahuan manusia.Alamiah artinya terjadi dengan sendirinya dan dasar artinya permulaan suatu bentuk.Istilah ini berasal dari Eropa Daratan (Belanda,Jerman,Inggris,dan Amerika).Yang mana istilah ini masuk ke indonesia pada zaman yang berbeda-beda. Ilmu alamiah dapat dilihat dalam arti luas dan dalam arti sempit. Dalam arti luas ilmu mencakup semua pengetahuan, termasuk matematika dan filsafat. Sedangkan dalam arti sempit ilmu mencakup pengetahuan deskriptif saja, diluar itu adlah non ilmiah.
Ilmu Alamiah Dasar merupakan sebuah ilmu yang mengkaji tentang gejala alam semesta, termasuk yang terjadi di muka bumi ini. Ilmu Alamiah Dasar dapat juga di katakan sebagai konsep awal terbentuknya Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan semua turunannya, seperti Biologi, Fisika, dan Kimia. IAD bersifat relatif dan dapat berubah sesuai dengan kemajuan peradaban manusia. Menurut Abdulah Aly dan Eny Rahmah (2006:V) “ Ilmu Alamiah Dasar merupakan kumpulan pengetahuan tentang konsep-konsep dasar dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan teknologi”. Sehingga terbentuklah sebuah konsep dan prinsip.
Ilmu Alamiah Dasar (IAD) hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang essensial saja. Bagian-bagian dari Ilmu Alamiah Dasar meliputi penciptaan manusia yang telah diberikan akal untuk berfikir, lahirnya ilmu alamiah, keterbatasan ilmu alamiah, pembagian ilmu pengetahuan dsb. Berikut pemaparannya.
  1.  Manusia
Manusia adalah makhluk yang lemah di bandingkan dengan makhluk lain. Namun dengan akal budinya serta kemauan yang kuat manusia dapat mengembangkan kemampuan dan teknologi. Dengan ilmu pengetahuan, manusia bisa hidup lebih baik lagi. Manusia adalah sebaik-baiknya makhluk yang di ciptakan oleh Allah, oleh sebab itu patutnya kita mensyukuri nikmat yang telah di berikan-Nya  karena dengan nikmat-Nya kita di berikan akal untuk berfikir sehingga dapat membedakan baik dan buruk.
  1. Lahirnya Ilmu Alamiah
Panca indera akan memberikan tanggapan terhadap semua rangsangan dimana tanggapan itu menjadi sebuah pengalaman . Pengalaman merupakan salah satunya alasan terbentuknya pengetahuan yakni kumpulan fakta-fakta yang pernah terjadi
  1. Keterbatasan Ilmu Alamiah
Bidang ilmu alamiah yang menentukan ilmu alamiah adalah metode ilmiah.Tujuan ilmu alamiah adalah membentuk dan menggunakan teori. Ilmu alamiah tidak menentukan moral atau nilai suatu keputusan. Manusialah yang menilai apakah ilmu yang dipakainya baik atau buruk.
  1. Pembagian Ilmu Pengetahuan
  • Ilmu Pengetahuan Sosial
Adalah sebuah ilmu yang membahas hubungan antara manusia dengan manusia lainnya sebagai makhluk sosial. Dimana makhluk sosial tidak terlepas dari makhluk hidup yang tinggal di sekitarnya, sehingga timbullah hubungan timbal balik antara satu dengan yang lainnya.
  • Ilmu Pengetahuan Alam
Adalah sebuah ilmu yang membahas tentang alam semesta, jagat raya, dan seluruh isinya. Ilmu ini juga membahas tentang bagaimana penciptaan nya dan teori-teori yang pendukung yang dapat membuktikan kebenarannya.
  • Ilmu Pengetahuan bumi dan antariksa
Ilmu pengetahuan bumi adalah sebuah ilmu yang membahas tentang bumi dan isinya. Antariksa adalah ruang angkasa yang di dalamnya terdapat benda-benda langit.
Jadi dapat di simpulkan bahwa Ilmu Alamiah Dasar adalah Ilmu yang mempelajari segala macam gejala alam yang terjadi di bumi ini. Salah satu contoh nyata dari bagian-bagian ilmu alamiah dasar adalah penciptaan manusia yang telah di lengkapi akal dan budi pekerti, sehingga dalam kehidupan mendatang manusia mampu berfikir dan dapat membedakan baik dan buruk serta dapat mengembangkan teknologi dan informasi di masa mendatang. Ilmu Alamiah Dasar dapat berubah sesuai dengan perkembangan Zaman.

KETERKAITAN ANTARA MATEMATIKA DAN ILMU ALAMIAH DASAR (IAD) DENGAN PSIKOLOGI


TUJUAN : 
Agar mahasiswa memahami berbagai konsep himpunan, relasi, dan fungsi serta menguasai konsep dasar logika, seperti proposisi dan tebel kebenaran. 2) Agar mahasiswa memahami konsep dasar dalam bidang ilmu pengetahuan alam dan teknologi, sehingga mahasiswa memiliki pandangan yang lebih luas dan mampu mendekati permasalahan dengan landasan yang lebih komprehensif.

SILABUS SINGKAT:
Himpunan, Relasi, Fungsi, Proposisi dan Tabel Kebenaran, Perkenalan dengan Ilmu Pengetahuan Alam, Ruang Lingkup Ilmu Pengetahuan Alam, Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan Kelangsungan Hidup Manusia.

Psikologi Matematika adalah sebuah pendekatan untuk penelitian psikologis yang didasarkan pada model matematis persepsi, proses kognitif dan motor, dan pada pembentukan aturan hukum seperti yang berhubungan karakteristik stimulus diukur dengan perilaku terukur. Dalam prakteknya "perilaku kuantitatif" sering didasari oleh "kinerja tugas". Sebagai kuantifikasi perilaku adalah fundamental dalam upaya ini, teori pengukuran adalah topik sentral dalam psikologi matematika. Psikologi Matematika Oleh karena itu terkait erat dengan psikometri. Namun, di mana psychometrics berkaitan dengan perbedaan individual (atau struktur populasi) di sebagian besar variabel statis, psikologi matematika berfokus pada model proses persepsi, kognitif dan motor proses sebagai disimpulkan dari 'individu rata-rata' itu.
Selain itu, di mana psychometrics menyelidiki struktur ketergantungan antara variabel seperti yang diamati dalam populasi, psikologi matematika hampir secara eksklusif berfokus pada pemodelan data yang diperoleh dari paradigma eksperimental dan karena itu, bahkan lebih erat terkait dengan psikologi eksperimental / psikologi kognitif / psychonomics. Seperti neuroscience komputasi dan ekonometri, teori psikologi matematika sering menggunakan optimalitas statistik sebagai prinsip penuntun, dengan asumsi bahwa otak manusia telah berevolusi untuk memecahkan masalah dengan cara yang dioptimalkan.

Matematika psikologi yang aktif di berbagai bidang psikologi, khususnya di psychophysics, sensasi dan persepsi, pemecahan masalah, pengambilan keputusan, belajar, memori, dan bahasa, yang dikenal sebagai psikologi kognitif, dan analisis kuantitatif perilaku tetapi juga, misalnya, dalam psikologi klinis, psikologi sosial, dan psikologi musik. Pengajaran Matematika Yang Berhubungan Dengan Ilmu Psikologi. Pembelajaran Matematika Dengan Ilmu Psikologi. Pembelajaran matematika terbagi menjadi beberapa bagian,antara lain :

a.    Nilai matematika:
Unik, Logika, Manfaat, Struktur, Keindahan

b.    Pemikiran Matematis (Mathematical Thinking-Katagiri,2004) :
-Perilaku (Mathematical attitude)
-Metode (Mathematical method)
-Konsep (Mathematical concepts)

c.    Hakekat matematika (Ebutt dan Straker,1995) :
-Penelusuran pola dan hubungan (the search of pattern and relationship)
- Investigasi
- Komunikasi
- Problem Solving

d.    Hakekat siswa belajar matematika :
- Individu
-Kerjasama
-Motivasi
-Kontektual

e.    Macam matematika
Vertikal : Matematisasi horisontal berproses dari dunia nyata ke dalam simbol matematika.Proses terjadi pada saat siswa dihadapkan pada problematika yang berhubungan dengan kehidupan/situasi nyata.


Horisontal : Matematisasi verikal merupakan proses yang terjadi di dalam sistem matematika itu sendiri; misal penemuan strategi menyelesaikan soal, mengkaitkan hubungan antar konsep-konsep matematis atau menerapkan rumus tertentu.
Menurut Piaget,individu memiliki fase-fase perkembangan intelektual :
1. Tingkat Sensorimotor (0-2 tahun)
2. Tahap Preoporational (2-7 tahun)
3. Tahap Concrete (7-11 tahun)
4. Tahap Formal Operations (11 tahun ke atas)

Beberapa aspek yang perlu diperhatikan guru/pengajar pada saat mengajarkan anak matematika :
•    Pengetahuan matematika yang mendalam
Yang dimaksud dengan pengetahuan yang mendalam yaitu pengetahuan yang berdasarkan pada tingkatannya.

•    Kemampuan logika umum
Contoh dari logika umum yaitu kemampuan untuk membedakan, mengurutkan, sebab akibat, dan lain-lain.

•    Pengetahuan strategi heuristik

•    Kepercayaan akan manfaat matematika dan perilaku manusia.
Yang dimaksud dengan kepercayaan akan manfaat yaitu kita harus yakin dengan manfaat dari matematika tersebut. Sedangkan yang dimaksud dengan perilaku manusia yaitu keinginan yang baik, semangat tinggi, keingintahuan, dan berpikiran positif, dan lain-lain.
•    Karakter individu
Contoh dari karakter individu yaitu kepercayaan diri, ketekunan, dan kemampuan beroganisasi.

•    Keahlian dalam mengkomunikasikan pemecahan masalah.
Kemudian dibawah ini adalah hal yang ada kaitannya matematika dengan ilmu psikologi antara lain yaitu :
Teori kebenaran :
•    Teori koherensi
Teori koherensi menyatakan bahwa kebenaran harus konsisten dengan kebenaran sebelumnya yang dianggap benar

•    Teori korespondensi
Teori korespondensi menyatakan bahwa pengetahuan adalah benar jika berhubungan dengan objek yang dituju.

(IAD) adalah disiplin ilmu yang biasanya dipelajari di tingkat perguruan tinggi. Pada dasarnya kita sudah mendapatkan displin ilmu tersebut baik di SD, SMP, maupun SMA. Bedanya, IAD lebih banyak berbicara tentang bagaimana metode-metode ilmu kealaman dalam menjelaskan gejala-gejala alam secara lebih filosofis. Jika mempelajari Filsafat ilmu kealaman, kita akan bertemu dengan berbagai aliran pemikiran dalam ilmu pengetahuan alam. Misalnya: Realisme, Anti-Realis, relativisme, maupun Feminisme Sains. Di dalamnya pun, kita akan menemukan pertentangan pemikiran antara satu aliran ilmu kealaman dengan aliran yang lain, seperti pertentangan antara realisme dengan anti-realis.