Senin, 14 Mei 2012

apa itu matematika dan IAD, serta apa keterkaitannya??



Ketika kita mendengar kata Matematika, pasti yang terlintas di benak kita adalah “ berhitung”, 1+1 = 2 atau 3 x 3 = 9, dan masih banyak bentuk lainnya…, lalu apa sih sebenarnya matematika itu? Berikut beberapa penjelasannya…
Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, matematika adalah ilmu tentang bilangan-bilangan, hubungan antar bilangan dan prosedur operasional yang digunakan dalam penyelesaian masalah bilangan. Dalam perkembangannya bilangan ini diaplikasikan ke bidang ilmu-ilmu lain sesuai penggunaannya. Menurut James dan James (1976), matematika diartikan sebagai ilmu logika mengenai bentuk, susunan, besaran, dan konsep-konsep yang saling berubungan satu sama lainnya dengan jumlah yang terbagi ke dalam tiga bidang yaitu aljabar, analisis, dan geometri. Sedangkan menurut Reys dkk. (1984), matematika diartikan sebagai analisis suatu pola dan hubungannya, suatu jalan atau pola berpikir, suatu seni, suatu bahasa, dan suatu alat.
Berdasarkan pengertian-pengertian tentang matematika tersebut maka matematika dapat diartikan sebagai suatu ilmu yang mempelajari bilangan dan bangun serta konsep-konsep yang berkenaan dengan kebenarannya secara logika menggunakan simbol-simbol yang umum serta aplikasi dalam bidang lainnya. Pendidikan matematika dapat diartikan sebagai proses perubahan baik kognitif, afektif, dan kognitif kearah kedewasaan sesuai dengan kebenaran logika.
Ada beberapa karakteristik matematika, antara lain :
  1. Objek yang dipelajari abstrak.
Sebagian besar yang dipelajari dalam matematika adalah angka atau bilangan yang secara nyata tidak ada atau merupakan hasil pemikiran otak manusia.
2. Kebenaranya berdasarkan logika.
Kebenaran dalam matematika adalah kebenaran secara logika bukan empiris. Artinya kebenarannya tidak dapat dibuktikan melalui ekserimen seperti dalam ilmu fisika atau biologi. Contohnya nilai √-2 tidak dapat dibuktikan dengan kalkulator, tetapi secara logika ada jawabannya sehingga bilangan tersebut dinamakan bilangan imajiner (khayal).
3. Pembelajarannya secara bertingkat dan kontinu.
Pemberian atau penyajian materi matematika disesuaikan dengan tingkatan pendidikan dan dilakukan secara terus-menerus. Artinya dalam mempelajari matematika harus secara berulang melalui latihan-latihan soal.
4. Ada keterkaitan antara materi yang satu dengan yang lainnya.
Materi yang akan dipelajari harus memenuhi atau menguasai materi sebelumnya. Contohnya ketika akan mempelajari tentang volume atau isi suatu bangun ruang maka harus menguasai tentang materi luas dan keliling bidang datar.
5. Menggunakan bahasa simbol.
Dalam matematika penyampaian materi menggunakan simbol-simbol yang telah disepakati dan dipahami secara umum. Misalnya penjumlahan menggunakan simbol “+” sehingga tidak terjadi dualisme jawaban.
6. Diaplikasikan di bidang ilmu lain.
Materi matematika banyak digunakan atau diaplikasikan dalam bidang ilmu lain. Misalnya materi fungsi digunakan dalam ilmu ekonomi untuk mempelajari fungsi permintan dan fungsi penawaran.

ILMU ALAMIAH DASAR
04 Okt
Pengertian Ilmu Alamiah Dasar
Ilmu Alamiah Dasar jika dipenggal berasal dari tiga suku kata.Ilmu artinya bagian dari ilmu pengetahuan manusia.Alamiah artinya terjadi dengan sendirinya dan dasar artinya permulaan suatu bentuk.Istilah ini berasal dari Eropa Daratan (Belanda,Jerman,Inggris,dan Amerika).Yang mana istilah ini masuk ke indonesia pada zaman yang berbeda-beda. Ilmu alamiah dapat dilihat dalam arti luas dan dalam arti sempit. Dalam arti luas ilmu mencakup semua pengetahuan, termasuk matematika dan filsafat. Sedangkan dalam arti sempit ilmu mencakup pengetahuan deskriptif saja, diluar itu adlah non ilmiah.
Ilmu Alamiah Dasar merupakan sebuah ilmu yang mengkaji tentang gejala alam semesta, termasuk yang terjadi di muka bumi ini. Ilmu Alamiah Dasar dapat juga di katakan sebagai konsep awal terbentuknya Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan semua turunannya, seperti Biologi, Fisika, dan Kimia. IAD bersifat relatif dan dapat berubah sesuai dengan kemajuan peradaban manusia. Menurut Abdulah Aly dan Eny Rahmah (2006:V) “ Ilmu Alamiah Dasar merupakan kumpulan pengetahuan tentang konsep-konsep dasar dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan teknologi”. Sehingga terbentuklah sebuah konsep dan prinsip.
Ilmu Alamiah Dasar (IAD) hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang essensial saja. Bagian-bagian dari Ilmu Alamiah Dasar meliputi penciptaan manusia yang telah diberikan akal untuk berfikir, lahirnya ilmu alamiah, keterbatasan ilmu alamiah, pembagian ilmu pengetahuan dsb. Berikut pemaparannya.
  1.  Manusia
Manusia adalah makhluk yang lemah di bandingkan dengan makhluk lain. Namun dengan akal budinya serta kemauan yang kuat manusia dapat mengembangkan kemampuan dan teknologi. Dengan ilmu pengetahuan, manusia bisa hidup lebih baik lagi. Manusia adalah sebaik-baiknya makhluk yang di ciptakan oleh Allah, oleh sebab itu patutnya kita mensyukuri nikmat yang telah di berikan-Nya  karena dengan nikmat-Nya kita di berikan akal untuk berfikir sehingga dapat membedakan baik dan buruk.
  1. Lahirnya Ilmu Alamiah
Panca indera akan memberikan tanggapan terhadap semua rangsangan dimana tanggapan itu menjadi sebuah pengalaman . Pengalaman merupakan salah satunya alasan terbentuknya pengetahuan yakni kumpulan fakta-fakta yang pernah terjadi
  1. Keterbatasan Ilmu Alamiah
Bidang ilmu alamiah yang menentukan ilmu alamiah adalah metode ilmiah.Tujuan ilmu alamiah adalah membentuk dan menggunakan teori. Ilmu alamiah tidak menentukan moral atau nilai suatu keputusan. Manusialah yang menilai apakah ilmu yang dipakainya baik atau buruk.
  1. Pembagian Ilmu Pengetahuan
  • Ilmu Pengetahuan Sosial
Adalah sebuah ilmu yang membahas hubungan antara manusia dengan manusia lainnya sebagai makhluk sosial. Dimana makhluk sosial tidak terlepas dari makhluk hidup yang tinggal di sekitarnya, sehingga timbullah hubungan timbal balik antara satu dengan yang lainnya.
  • Ilmu Pengetahuan Alam
Adalah sebuah ilmu yang membahas tentang alam semesta, jagat raya, dan seluruh isinya. Ilmu ini juga membahas tentang bagaimana penciptaan nya dan teori-teori yang pendukung yang dapat membuktikan kebenarannya.
  • Ilmu Pengetahuan bumi dan antariksa
Ilmu pengetahuan bumi adalah sebuah ilmu yang membahas tentang bumi dan isinya. Antariksa adalah ruang angkasa yang di dalamnya terdapat benda-benda langit.
Jadi dapat di simpulkan bahwa Ilmu Alamiah Dasar adalah Ilmu yang mempelajari segala macam gejala alam yang terjadi di bumi ini. Salah satu contoh nyata dari bagian-bagian ilmu alamiah dasar adalah penciptaan manusia yang telah di lengkapi akal dan budi pekerti, sehingga dalam kehidupan mendatang manusia mampu berfikir dan dapat membedakan baik dan buruk serta dapat mengembangkan teknologi dan informasi di masa mendatang. Ilmu Alamiah Dasar dapat berubah sesuai dengan perkembangan Zaman.

KETERKAITAN ANTARA MATEMATIKA DAN ILMU ALAMIAH DASAR (IAD) DENGAN PSIKOLOGI


TUJUAN : 
Agar mahasiswa memahami berbagai konsep himpunan, relasi, dan fungsi serta menguasai konsep dasar logika, seperti proposisi dan tebel kebenaran. 2) Agar mahasiswa memahami konsep dasar dalam bidang ilmu pengetahuan alam dan teknologi, sehingga mahasiswa memiliki pandangan yang lebih luas dan mampu mendekati permasalahan dengan landasan yang lebih komprehensif.

SILABUS SINGKAT:
Himpunan, Relasi, Fungsi, Proposisi dan Tabel Kebenaran, Perkenalan dengan Ilmu Pengetahuan Alam, Ruang Lingkup Ilmu Pengetahuan Alam, Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan Kelangsungan Hidup Manusia.

Psikologi Matematika adalah sebuah pendekatan untuk penelitian psikologis yang didasarkan pada model matematis persepsi, proses kognitif dan motor, dan pada pembentukan aturan hukum seperti yang berhubungan karakteristik stimulus diukur dengan perilaku terukur. Dalam prakteknya "perilaku kuantitatif" sering didasari oleh "kinerja tugas". Sebagai kuantifikasi perilaku adalah fundamental dalam upaya ini, teori pengukuran adalah topik sentral dalam psikologi matematika. Psikologi Matematika Oleh karena itu terkait erat dengan psikometri. Namun, di mana psychometrics berkaitan dengan perbedaan individual (atau struktur populasi) di sebagian besar variabel statis, psikologi matematika berfokus pada model proses persepsi, kognitif dan motor proses sebagai disimpulkan dari 'individu rata-rata' itu.
Selain itu, di mana psychometrics menyelidiki struktur ketergantungan antara variabel seperti yang diamati dalam populasi, psikologi matematika hampir secara eksklusif berfokus pada pemodelan data yang diperoleh dari paradigma eksperimental dan karena itu, bahkan lebih erat terkait dengan psikologi eksperimental / psikologi kognitif / psychonomics. Seperti neuroscience komputasi dan ekonometri, teori psikologi matematika sering menggunakan optimalitas statistik sebagai prinsip penuntun, dengan asumsi bahwa otak manusia telah berevolusi untuk memecahkan masalah dengan cara yang dioptimalkan.

Matematika psikologi yang aktif di berbagai bidang psikologi, khususnya di psychophysics, sensasi dan persepsi, pemecahan masalah, pengambilan keputusan, belajar, memori, dan bahasa, yang dikenal sebagai psikologi kognitif, dan analisis kuantitatif perilaku tetapi juga, misalnya, dalam psikologi klinis, psikologi sosial, dan psikologi musik. Pengajaran Matematika Yang Berhubungan Dengan Ilmu Psikologi. Pembelajaran Matematika Dengan Ilmu Psikologi. Pembelajaran matematika terbagi menjadi beberapa bagian,antara lain :

a.    Nilai matematika:
Unik, Logika, Manfaat, Struktur, Keindahan

b.    Pemikiran Matematis (Mathematical Thinking-Katagiri,2004) :
-Perilaku (Mathematical attitude)
-Metode (Mathematical method)
-Konsep (Mathematical concepts)

c.    Hakekat matematika (Ebutt dan Straker,1995) :
-Penelusuran pola dan hubungan (the search of pattern and relationship)
- Investigasi
- Komunikasi
- Problem Solving

d.    Hakekat siswa belajar matematika :
- Individu
-Kerjasama
-Motivasi
-Kontektual

e.    Macam matematika
Vertikal : Matematisasi horisontal berproses dari dunia nyata ke dalam simbol matematika.Proses terjadi pada saat siswa dihadapkan pada problematika yang berhubungan dengan kehidupan/situasi nyata.


Horisontal : Matematisasi verikal merupakan proses yang terjadi di dalam sistem matematika itu sendiri; misal penemuan strategi menyelesaikan soal, mengkaitkan hubungan antar konsep-konsep matematis atau menerapkan rumus tertentu.
Menurut Piaget,individu memiliki fase-fase perkembangan intelektual :
1. Tingkat Sensorimotor (0-2 tahun)
2. Tahap Preoporational (2-7 tahun)
3. Tahap Concrete (7-11 tahun)
4. Tahap Formal Operations (11 tahun ke atas)

Beberapa aspek yang perlu diperhatikan guru/pengajar pada saat mengajarkan anak matematika :
•    Pengetahuan matematika yang mendalam
Yang dimaksud dengan pengetahuan yang mendalam yaitu pengetahuan yang berdasarkan pada tingkatannya.

•    Kemampuan logika umum
Contoh dari logika umum yaitu kemampuan untuk membedakan, mengurutkan, sebab akibat, dan lain-lain.

•    Pengetahuan strategi heuristik

•    Kepercayaan akan manfaat matematika dan perilaku manusia.
Yang dimaksud dengan kepercayaan akan manfaat yaitu kita harus yakin dengan manfaat dari matematika tersebut. Sedangkan yang dimaksud dengan perilaku manusia yaitu keinginan yang baik, semangat tinggi, keingintahuan, dan berpikiran positif, dan lain-lain.
•    Karakter individu
Contoh dari karakter individu yaitu kepercayaan diri, ketekunan, dan kemampuan beroganisasi.

•    Keahlian dalam mengkomunikasikan pemecahan masalah.
Kemudian dibawah ini adalah hal yang ada kaitannya matematika dengan ilmu psikologi antara lain yaitu :
Teori kebenaran :
•    Teori koherensi
Teori koherensi menyatakan bahwa kebenaran harus konsisten dengan kebenaran sebelumnya yang dianggap benar

•    Teori korespondensi
Teori korespondensi menyatakan bahwa pengetahuan adalah benar jika berhubungan dengan objek yang dituju.

(IAD) adalah disiplin ilmu yang biasanya dipelajari di tingkat perguruan tinggi. Pada dasarnya kita sudah mendapatkan displin ilmu tersebut baik di SD, SMP, maupun SMA. Bedanya, IAD lebih banyak berbicara tentang bagaimana metode-metode ilmu kealaman dalam menjelaskan gejala-gejala alam secara lebih filosofis. Jika mempelajari Filsafat ilmu kealaman, kita akan bertemu dengan berbagai aliran pemikiran dalam ilmu pengetahuan alam. Misalnya: Realisme, Anti-Realis, relativisme, maupun Feminisme Sains. Di dalamnya pun, kita akan menemukan pertentangan pemikiran antara satu aliran ilmu kealaman dengan aliran yang lain, seperti pertentangan antara realisme dengan anti-realis.


Jumat, 23 Maret 2012

tanpa di sadari, cukup banyak laki-laki yang stres

Assalammualaikum...

kita bertemu lagi hari ini di hari yang cerah kalo di tempat saya...
mau bercerita apa kita hari ini?? saya ada sedikit pertanyaan, mengapa banyak sekali laki-laki yang stres di setiap tahunnya?? dan saya pun menjawabnya sendiri.

ada banyak faktor untuk tingkatan orang stres, dari faktor ekonomi, sosial, dan kondisi diri sendiri.

1. ekonomi
banyak orang yang mulai menggunakan cara apapun untuk mendapatkan uang untuk hidup.... entah itu halal atau tidak, dan banyak penjahat, seperti perampok, pencuri yang beralasan, kenapa kamu mencuri? karena faktor ekonomi pak,nah tingkatan stres di sini bisa di alami oleh siapa saja, banyak rata-rata laki-laki yang mencari uang dan menafkahi ekonomi keluarga, apabila laki-laki tidak punya uang untuk menafkahi keluarga, maka akan terus kepikiran, apa lagi di tambah cercaan mulut sang istri. laki-laki akan bunuh diri karena tidak punya uang, itu sedikit kata-kata yang mungkin baru anda dengar, tapi memang benar pada kenyataanya, apa bila laki-laki itu berfikaran pendek, maka akan terjadi seperti kata-kata di atas, pada dasarnya laki-laki yang sudah berkeluarga memiliki tujuan hidup hanya satu, yaitu membahagiakan keluarganya, apabila keluarganya tidak bahagia di karenakan dirinya, maka akan terjadi tingkatan emosi di hati, berfikiran berat yang terjadi di otak, maka psikologisnya pun sudah tidak terkontrol lagi... datanglah si depresi, yang kemudian akan menjadi stres apabila tidak di tangani sebelumnya.

2.sosial
sosial ini tidak harus lingkungan keluarga saja, tapi juga juga lingkungan tetangga, lingkungan kerja, lingkungan belajar, dan lain-lain, apabila kita memiliki tetangga yang menyebalkan, apa lagi suka pamer benda-benda mewah, itu membuat kita iri dan jenkel kan, dan biasanya si istri lah yang gampang terpancing untuk memamerkan sesuatu yang lebih mewah lagi dari kepemilikan si tetangga, dan lagi-lagi ini membuat laki-laki stres memikirkan yang di tuntut sang istri, hal ini akan membuat si laki-laki terus-terusan kerja keras, dan berfikir, namun apabila si istri tidak ikut mensuport ya sama saja membunuh suami pelan-pelan.

3. kondisi diri sendiri
dari ke 2 hal di atas,  inilah intinya dari permasalahan, kondisi diri sendiri, apabila laki-laki tidak bisa mengkontrol diri sendiri, entah itu kontrol jiwa, emosi,dan raga, maka yang akan di dapat si laki-laki hanya berupa amarah yang luar biasa yang dapat menghancurkan rumah tangga, menghancurkan kondisi sosial yang sudah baik apabila di luapkan dan menghancurkan diri sendiri dari dalam apabila amarahnya itu terus di pendam dan tidak di lupakan, dalam kondisi seperti ini, yang harus di lakukan laki-laki adalah keadaan religius, mengapa? karena dasar dari diri kita sebenarnya adalah keimanan, apabila kita memiliki keimanan ini, maka insya Allah kita bisa menghadapi semua keadaan, dan di berikan jalan oleh Allah SWT, dan kalu kita tidak punya, siap-siap saja menuju hal yang membuat anda stres berat di dalam kegelapan tanpa iman.

sedikit info dari saya...
terima kasih sudah membaca
Wassalam....

Minggu, 18 Maret 2012

jangan pernah lelah! untuk sebuah harapan!

Assalamualaikum..

manusia tidak akan pernah jauh dari sebuah harapan... bahkan manusia itu sendiri terbuat dari harapan, harapan siapa? harapan ibu dan ayah kita dahulu, manusia selalu berharap, untuk apa kita berharap? untuk hidup kita yang akan datang agar lebih baik dari sebelumnya, bahkan Tuhan kita pun sangat senang apabila kita berharap dan meminta kepadanya. Kita berharap tidak sembarangan berharap, berharap di sertai doa dan usaha, memang sangat berat untuk melakukanya, tapi kita akan sangat bersyukur apabila kita mendapatkan apa yang kita harapkan dan apa yang telah kita usahakan.dengan sebuah harapan, kita akan membangkitkan ketiga unsur sekaligus, apabila kita hanya termenung menanti sebuah harapan tanpa adanya usaha, maka hanya satu unsur saja, yaitu emosi, apabila kita berharap dengan di temani oleh usaha dan doa, maka kita akan mengaktifkan, motivasi, semangat, dan emosi yang positif.

dengan adanya sebuah harapan kita dapat membantu tidak hanya diri kita sendiri, namun diri orang lain pun juga dapat terbantu apabila kita berharap untuk orang lain itu, motivasi akan muncul dengan sendirinya apa bila kita berharap.... apabila motivasi sudah di tentukan kita inginkan cita-cita apa, maka semangat pun akan ikut menariknya... menarik menuju jalan apa yang kita cita-citakan, dan emosi mulai bekerja sama dengan semangat dan motivasi, emosi yang memberikan tanggapan, jalan mana yang akan di tempuh oleh kita... jalan yang penuh dengan rintangan kah? atau jalan yang biasa-biasa saja, atau jalan yang instan?? itulah peranan emosi kita.

pada intinya.. kita tidak boleh berenti berharapa dalam hal apapun.. karena dengan berharap segala yang kita inginkan kita dapatkan apabila ingin bersungguh-sungguh...
wassalammualaikum...

Motivasi.Semangat, dan Emosi bisa kah anda membedakannya??

Assalammualaikum..

kita bertemu lagi di artikel berikutnya...
kali ini saya akan membahas sesuatu yang berbeda.. dan saya dapat dari dosen Psikologi umum saya, di sini saya hanya share ilmu... semoga bermanfaat... selamat membaca...

apa yang anda ketahui tentang motivasi, semangat dan emosi?? dan apa mereka saling keterkaitan?? dan kita bisa gunakan dalam hal apa saja ketiga unsur tersebut??

1. apa yang anda ketahui tentang motivasi, semangat, dan emosi?/
pada dasarnya ketiga unsur ini berbeda.. tapi memiliki fungsi yang sama... untuk penyemangat hidup dan pemberi perisa rasa dalam hidup, namun ada sebagian orang yang menyamakan keduanya, sehingga, apa bila salah satu unsur sedang drop, unsur lain tidak bisa membantu karena drop semua, ya karena itu tadi, menyamakan ketiga unsur ini menjadi hal yang sama, motivasi ya motivasi, semangat ya semangat, emosi ya emosi. Motivasi berfungsi untuk pendorong kita untuk mendapatkan apa yang kita cita-citakan, semangat berfungsi untuk penarik kita untuk mendapatkan apa yang kita cita-citakan, dan emosi berfungsi untuk pemberi rasa dan pemberi batasan apa yang akan kita lakukan untuk meraih cita-cita.

2.apa mereka saling berkaitan??
ya jelas, seperti jawaban nomor 1, mereka saling berkaitan untuk memberika dorongan, tarikan, dan batasan, pada dasarnya memang motivasi lah yang sangat berperan penting dari ketiga unsur itu, apa bila motivasi tidak memberikan respon pada stimulus yang kita dapatkan, maka, buat apa ada motivasi di dalam hidup kita?? dengan adanya motivasi untuk mencapai cita-cita, maka akan ada semangat untuk membantu motivasi untuk memberikan tarikan apabila kita sedang meraih cita-cita menuju puncak gunung, dan apabila tidak ada emosi kita tidak dapat mengekspresikan kegembiraan kita apabila telah sampai puncak dan apabila kita terpuruk. Kalau kita terjatuh dan terpuruk, otomatis, emosi lah yang menjadi faktor utama kita untuk terdiam terlalu lama di keterpurukan, namun semangat yang menarik kita dari keterpurukan, dan motivasi yang mendorong kita menuju hari baru untuk menggapai cita-cita.

3.kita dapat gunakan dalam hal apa saja ketiga unsur tersebut?
yang paling utama, dan paling sering kita gunakan ketiga unsur tersebut dalam hal menggapai cita-cita, bangkit dalam keterpurukan, dan mengadakan perubahan menuju pribadi yang lebih baik, ya... biasanya hanya ketiga hal tersebut, namun, sebenarnya masih ada yang kita bisa lakukan dengan ketiga unsur tersebut, semangat untuk membantu sesama, motivasinya apa? mengurangi beban sesama kita yang kurang mampu, emosi yang kita rasakan? kita senang bisa membantu, kita dapat merasakan kesusahan mereka, kita lebih bisa mengasihi sesama.

sekian share dari saya... sempga bisa di mengerti dan di terapkan... terima kasih..
wassalammualaikum...

Selasa, 06 Maret 2012

apa yang di butuhkan dari lulusan universitas untuk dunia kerja?

Assalammualaikum....

apa yang di butuhkan dari lulusan universitas untuk dunia kerja? cuma 3 kata, sofskill dan hardskill,
mengapa softskilldan hardskill? kenapa ga IPK tinggi, penampilan menarik? nah, itu semua ada dalam 3 kata tadi yang saya beritahu, di dalm duni kerja kita membutuhkan itu sebagai lulusan nanti, aaamiiin....

yang kita butuhkan 1, adalah softskill kenapa softskill? nah, softskill sudah mencangkup apa yang di butuhkan untuk dunia kerja dari lulusan universitas, walaupun hanya 90%, karena di softskill itu sudah ada yang namanya, intrapersonal skill, apa itu? intrapersonal skill itu kemampuan untuk memaneg diri sendiri, ya mulai dari keinginan untuk bekerja, semangat gigih, tidak mudah menyerah, dapat mengendalikan emosi, tahan banting, dan lain-lain, karena yang saya sebutkan tadi di butukan di dunia kerja, karena dunia kerja itu membutuhkan kemampuan yang sangat tinggi, mengapa perusahaan mengambil pekerja rata-rata dari lulusan universitas? karena itu tadi, universitas mengajarkan softskill kepada lulusannya sewaktu menimba ilmu, karena dengan lulusan yang memiliki softskill itu yang di cari berdasarkan pola pikir, ketahanan dalam mengontrol diri sendiri, dan juga kemampuan kepribadian dalam menjalin kerja sama (interpersonal skill).

lalu yang kita butuhkan selanjutnya adalah hardskill, mengapa hardskill? bukan IPK tinggi dan lain-lain? nah, IPK tinggi itu adanya di hardskill, karena hardskill adalah kemampuan yang di miliki individu dalam menguasai ilmu yang di dapat di bidangnya, ya walaupun hanya di btuhkan sekitar 10%, hardskill termasuk yang dapat membuat semua rencana kerja gagal apabila tidak memilikinya dan tidak menguasai nya.

sekian infonya, ssemoga bermanfaat.

wassalammualaikum....

apa keterkaitan hardskill dan softskill di dunia kuliah?

assalammualaikum...

wah ketemu lagi nih ama ane agan-agan dan agin-agin yang ga lebih ganteng dan cantik dari ane, (lho??)

Ada pertanyaan apa lagi nih gan??
apa sih keterkaitan softskill dan hardskill di dunia kuliah??
beeuuuuuuhhhhh.... banyak ntu mah gan, nih coba, kalo ente mau presentasi ente butuh ape? maksudnye, ente pake kemampuan ape? softskill kan? terus, kalo lagi belajar? yang pastinya hard skill kan?

Nah, gini, banyak ya keterkaitan hard dan softskill di dalam dunia kuliah, contohnya tadi di atas, mau presntasi pake kemampuan apa belajar pake kemampuan apa, ya pada dasarnya kita mempelajari softskill ya buat nilai kan yak? iya lah, yang punya 2 SKS di KRS ane gan.

okeh jgn becanda, serius mode on. gini, kan udah saya jelaskan di artikel saya sebelumnya, di dunia kerja aja sofskill dan hardskill saling keterkaitan walaupun memiliki perbedaan satu sama lain, apalagi di dunia kuliah? banyak keterkaitannya, ya walaupun ane ga tau semuanya gan, nah, keterkaitannya sebagai berikut:
- kita kalau di kelas belajar sserius buat dapet IP besar secara langsung kita menerapkan hardskill kita, untuk mengingat apa yang kita pelajari, untuk menyimpan dalam pikiran, dan menerapkan pelajaran yang kita pelajari melalui presentasi dengan menggunakan softskill yang kita dapatkan sebelumnya, atau yang sudah kita dapatkan dan terus kita modifikasi, ya seperti menggunakan kata-kata yang baik dan sopan, lalu menambahkan kosa kata yang menarik pendengar untuk memperhatikan kita.
- dalam dunia kuliah hardskill hanya menguasai kemampuan belajar sesuai dengan jurusan saja, ya seperti ilmu pengetahuan dia dalam jurusannya, teknologi, dan keterampilan dalam bidannya, sedangkan softskill dalam dunia kuliah itu mencangkup semuanya, termasuk hardskill bisa ada di dalam softskill.

jadi di antara soft dan hardskill ini ada benang halus yang tidak terlihat, sehingga kita tidak bisa menyadari, apakah dua kemampuan ini bisa saling bekerja sama, dan buktinya tentu bisa, dan saling berkaitan.

semoga berguna,
wassalammualaikum...

apa ya perbedaan softskill dan hardskill?

Assalammualikum...

Apaan sih perbedaan softskill dan hardskill? apa hayo... ini loh perbedaannya, softskill adalah kemampuan non-akademis, sedangkang hardskill adalah kemampuan yang berbasis akademis, udah? yang kalo yang ngerti langsung sih udah, segitu aja cukup, gini deh, saya jelaskan lebih detil lagi, semoga anda mengerti.

perbedaan dari sof dan hard skill ga cuma di atas, ada banyak, tapi saya hanya menerangkan sedikit saja, kalau softskill adalah kemampuan dalam hal non-akademis, jadi bisa di mana aja kita mendapatkan kemampuan ini, dan tentunya di luar akademis, atau di luar jam belajar formal, dan softskill itu cara kita untuk berinteraksi dengan banyak orang, softskill juga lebih di butuhkan di dunia kerja, tapi bukan berarti hardskill ga di butuhkan, walaupun memiliki banyak keterkaitan, kita tidak boleh menitik beratkan keinginan kita hanya pada satu skill saja, tidak bisa dan tidak akan berhasil, apabila anda belajar softskill, otomatis anda juga akan belajar hardskill, walaupun hanya sekilas, contohnya, pada saat anda di latih untuk menjadi sales, anda di latih softskill terus-menerus, namun tidak 100%, karena apa, menjadi sales tidak hanya pandai berbicara, namun juga harus punya pengetahuan umum tentang produk dan bahan-bahan yang ada di dalam kandungan produk.

di atas merupakan penjelasan softskill, nah sekarang hard skillnya nih, baru ketauan deh perbedaannya, kalau hardskill itu kemampuan yang berada dalam nauang akademis, dan hanya di dapat di dalam jam belajar, mengapa? karena hardskill merupakan kemampuan yang di pelajari secara susah payah, kok gitu sih? anda liat aja namanya, hard=sulit skill=kemampuan, ya secara kasarnya hardskill=kemampuan yang sulit, tapi memiliki arti berbeda-beda pada setiap individu, maksudnya kemampuan yang susah payah adalah, kita mendapatkan kemampuan ini dengan cara belajar, belajar apaan? hardskill kan? bukaaaan... tapi belajar secara formal, ya belajar ilmu pengetahuan umum, pengetahuan sosial, pengetahuan alam, dan lain-lain, kalau di dunia akademis hardskill lebih banyak di terapkan di banding softskill, tapi bukan berarti softskill ga di gunakan, di gunakan juga kok, tapi mungkin hanya sekitar 10%, kalau di dunia kerja, kita membutuhkan hardskill lebih sedikit sih, namun, pengaruhnya sangat besar terhadap softskill, contoh, yang tadinya pede banget mau presentasi atau wawancara di depan tipi, eh pas di tanya tentang seputar pengetahuan kita ga bisa, wah, habis lah kita, pede kita nurun derastis.

nah itu lah perbedaan soft dan hard skill, namun satu sama lain saling berikatan.

semoga berguna
wassalammualaikum...